ARAHAN DESAIN SIGNAGE BERDASARKAN PENGUKURAN KENYAMANAN VISUAL PEJALAN KAKI STUDI KASUS: JALAN KALIURANG KM 4,5 – KM 5,8 YOGYAKARTA
Pandu Kusumoputro Utomo, Diananta Pramitasari, ST., M.Eng, Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Desain Kawasan BinaanJalan Kaliurang Km. 4,5 – Km. 5,8 merupakan ruang publik yang mengalami perkembangan pesat karena lokasinya yang strategis. Fungsi kawasan ini didominasi oleh fungsi komersial sehingga elemen-elemen desain ruang jalan (street space) sangat terpengaruh. Salah satu elemen yang paling terlihat dinamika dan pertumbuhannya adalah signage. Saat ini, kondisi signage di sepanjang Jalan Kaliurang Km. 4,5 – Km. 5,8 sudah mencapai keadaan yang sangat tidak ideal. Para pejalan kaki – yang melintas di jalur pedestrian sisi barat dan sisi timur – merupakan pengguna ruang publik yang mengalami rasa tidak nyaman secara visual akibat dari perkembangan signage yang sedemikian rupa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan seting fisik signage yang menyebabkan ketidaknyamanan visual tersebut dan merekomendasikan arahan desain. Penelitian ini menitikberatkan pada pencarian faktor-faktor penyebab persepsi tidak nyaman secara visual yang dialami pejalan kaki yang melintas di jalur pedestrian di sepanjang Kaliurang Km. 4,5 – Km. 5,8. Faktor-faktor penyebab tersebut dikaitkan dengan seting fisik signage sehingga diharapkan solusi yang akan muncul di akhir penelitian ini adalah sebuah arahan desain yang akan mampu menyelesaikan permasalahan visual tersebut. Penelitian ini melibatkan responden dengan jumlah tertentu yang ditentukan dari populasi pejalan kaki yang berjumlah 109 orang, dan dilaksanakan di 18 titik penelitian di sepanjang ruang jalan. Jumlah tersebut diperoleh dari penelitian awal (preliminary research). Hasil penelitian yang berdasar pada pengukuran kenyamanan visual pejalan kaki di Kaliurang Km. 4,5 – Km. 5,8 ini adalah ditemukannya beberapa penyebab yang membuat pejalan kaki merasa tidak nyaman secara visual. Penyebab tersebut antara lain sebagai berikut: · Faktor 1: Kurang selaras/harmonisnya signage · Faktor 2: Berantakannya signage · Faktor 3: Kurang sesuainya ukuran signage · Faktor 4: Kaburnya/kurang jelasnya signage · Faktor 5: Kurangnya pencahayaan signage Pada waktu siang hari faktor 1 – faktor 4 menjadi penyebab ketidaknyamanan visual, pengaruh keempatnya signifikan secara merata. Pada waktu malam hari, faktor 1 – faktor 5 menjadi penyebab ketidaknyamanan visual, dengan catatan faktor 5 menjadi penyebab paling signifikan.
Kaliurang Street Km.4.5 - Km.5.8 is a public space and has been experiencing rapid growth due to its strategic location. The function of this area is dominated by commercial, so it has influenced the elements of design of this street space. The most noticeable element of its growth and its development is signage. Nowadays, the setting of signage along Kaliurang Street Km.4.5 - Km.5.8 is not ideal. The pedestrians - that walk through the west side and the east side of the street - are public space users who encounter any visual discomfort as a consequence of this expansion of signage. The goal of this research is to solve the signage setting problems that caused visual discomfort of pedestrians then recommend design guidelines. This research was focused on finding the factors that might cause the perception of visual discomfort of pedestrians who walked through the pedestrian ways along Kaliurang Street Km.4.5 - Km.5.8. Those factors were be analyzed with the signage setting, afterwards researcher could emerge some solutions to solve the visual discomfort problems. This research included respondents with certain specified amount of pedestrian population, there were 109 respondents, and conducted at 18 points along the street. The amount is determined from the preliminary research. The result of the measurement of pedestrian visual comfort at Kaliurang Street Km.4.5 - Km.5.8 is some factors of cause that made pedestrians feel visually uncomfortable. Those causal factors as follows: · Factor 1: Lack of harmony of signage · Factor 2: Disordered signage · Factor 3: Lack of compatibility of signage size · Factor 4: Indistinct view of signage · Factor 5: Lack of signage lighting In day time, factor 1 - factor 4 significantly become the causes of visual discomfort. In night time, factor 1 – factor 5 factors become the causes of visual discomfort, above all factor 5 is the most significant factor.
Kata Kunci : Signage, kenyamanan visual, pejalan kaki, ruang jalan