Laporkan Masalah

KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PENAMBANGAN LEMPUNG DI DESA SIDOREJO KECAMATAN GODEAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

IKA ARSI ANAFIATI, Prof. Dr. Suratman, M.Sc

2013 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini dilakukan di Desa Sidorejo Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat kerusakan lingkungan akibat penambangan lempung, 2) menganalisis land improvement/perbaikan lahan di lahan bekas tambang lempung, 3) menyusun arahan teknik penambangan dan arahan reklamasi yang cocok dalam upaya land improvement tersebut supaya dapat dimanfaatkan kembali sesuai dengan potensinya dan 4) mengetahui faktor-faktor sosial yang memepengaruhi kegiatan penambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan pengharkatan. Parameter yang dinilai dalam menentukan tingkat kerusakan lingkungan akibat penambangan adalah batas tepi galian, batas kedalaman galian, relief dasar galian, batas kemiringan tebing galian, tinggi dinding galian, kedalaman muka airtanah, keterdapatan mataair, kondisi jalan, tutupan vegetasi, upaya reklamasi, lama menambang, pendapatan penambang, tingkat pendidikan penambang dan asal penambang. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Metode analisis data yang dilakukan untuk melakukan reklamasi lahan pertambangan di daerah penelitian meliputi : analisis empiris, analisis spasial ekologi, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kerusakan lingkungan akibat penambangan lempung di Desa Sidorejo ada dua tingkat yaitu kerusakan sedang dan kerusakan berat. Tingkat kerusakan lingkungan berat terdapat di 7 (enam) lokasi tambang yaitu Dusun Kleben (lokasi 1), Dusun Jering (lokasi 3), Dusun Mloyorejo (lokasi 6 dan 7) dan Dusun Kwagon (lokasi 8, 9 dan 10). Tingkat kerusakan lingkungan berat pada nilai 47,6 – 58,8. Sedangkan Tingkat kerusakan lingkungan sedang terdapat di 3 lokasi tambang yang berada di Dusun Kleben (lokasi 2) dan Jering (lokasi 4 dan 5), pada nilai 36,4 – 47,6. Perbaikan lahan di bekas lahan tambang yaitu dengan reklamasi. Arahan teknik penambangan dengan side hill type dan contour mining. Arahan reklamasi dengan kombinasi rekalamsi teknik dan vegetatif. Faktor-faktor sosial yang mempengaruhi aktivitas penambangan di Desa Sidorejo pada tingkat kerusakan sedang yaitu tingkat pendidikan dan pada tingkat kerusakan berat yaitu lama menambang.

The research was carried out at Sidorejo village, Godean subdistrict, Sleman district Daerah Istimewa Yogyakarta. The objectives of this research was to: 1) determine the level of environmental damage caused by clay mining, 2) analyze land improvement of land in clays mined lands, 3) develop guidance reclamation and direction mining technique effort to land the improvement that can be recovered in accordance with potential properly and 4) determine the social factors give an influences of mining activities. The method used was a survey method and scoring. Parameters are assessed in determining the extent of environmental damage caused by mining excavation is borders, boundary depth of excavation, foundation excavation relief, cliff slope limit excavation, quarry wall height, depth of groundwater advance, springs, road conditions, vegetation cover, reclamation efforts, the old mine, miner income, education level and live miners. Sampling was purposive sampling method. Data analysis methods to perform land reclamation in mining areas of research include: an empirical analysis, analysis of spatial ecology, and descriptive analysis. The results of environmental damage level caused by clay mining in the Sidorejo village are two levels. There are moderate and heavy damage. Heavy environmental damage level are located on 7 (seven) mining sites of Kleben (location 1), Jering (3 location), Mloyorejo (location 6 and 7) and Kwagon locations 8 , 9 and 10). Heavy environmental damage level is on the value of 47.6 to 58.8. While the moderate environmental damage level is located in three mining sites in Kleben (2 locations) and Jering (locations 4 and 5) are on the value of 36.4 to 47.6. Mining techniques guidance use side hill type and contour mining. Reclamation uses a combination of technique and vegetative reclamation. The effect of social factors in the Sidorejo village mining activity for moderate environmental damage level is the level of education and for the heavy environmental damage level is mining periode.

Kata Kunci : tingkat kerusakan, penambangan lempung, reklamasi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.