PENGARUH LATIHAN PASRAH DIRI TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA INFEKSI HUMAN IIMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)/ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME (AIDS)
Novidasari, dr. Agus Siswanto, SpPD-KPsi.
2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSSetelah kehadiran terapi antiretroviral, tujuan utama dalam manajemen HIV adalah meningkatkan kualitas hidup dalam rangka memperpanjang kelangsungan hidup penderita HIV dan AIDS. Kombinasi antara medikasi konvensional dan Complementary Alternative medicine (CAM) yang telah memiliki bukti keamanan dan efektifitas melahirkan apa yang disebut sebagai integrated medicine.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Latihan Pasrah Diri terhadap peningkatan kualitas hidup pada pasien HIV/AIDS. Desain penelitian adalah quasi eksperimental. Peserta penelitian diambil dari rawat inap dan rawat jalan di RSUP Dr Sardjito, yogyakarta. Setelah dilakukan skor untuk menilai kualitas hidup dengan menggunakan kuisioner WHOQOL-Bref, partisipan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dilakukan latihan pasrah diri dan kelompok kontrol tanpa latihan pasrah diri. Kemudian dilakukan evaluasi ulang setelah 1 siklus dengan menggunakan kuisioner WHOQOL-Bref untuk menilai kualitas hidup. Hasil penelitian dianalisis dengan komputerisasi menggunakan Independent t test bila distribusi data normal dan menggunakan Mann Whitney test bila distribusi data tidak normal untuk mengetahui perbandingan rerata perbaikan kualitas hidup WHOQOL-Bref pada awal dan akhir penelitian pada kelompok yang dilakukan LPD dan tanpa LPD (kontrol). Menggunakan mean dan standar deviasi untuk melaporkan karakteristik data dasar penelitian. Nilai signifikan bila p < 0,05.
Given the longevity achievable with current prophylactic and therapeutic strategies for persons with HIV infection, quality of life (QOL) has emerged as a significant medical outcome measure, and its enhancement has an important goal. Complementary and alternative medicine (CAM) include Latihan Pasrah Diri may seem safe to improve quality of life in HIV/AIDS patients. The design of this study was quasi experimental study, participant include outpatient and inpatient at RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. They were aged > 18 years. After scoring with WHOQOL-Bref for assessment quality of life, participant allocated into two groups, with and without Latihan Pasrah Diri program. WHOQOL-Bref quistionaire was evaluated 1 cycle of program. The results will be analyze by a computerization using the Independent t test if data distribusion was normal and Mann Whitney test if data distribusion was not normal to determine diffrence of mean score of WHOQOL-Bref in group with LPD and without LPD were compared between the beginning and end of the study. Using mean and standard deviation to report baseline characteristic study. The p-value is significant if p<0,05.
Kata Kunci : kualitas hidup, HIV, Latihan Pasrah Diri, WHOQOL-Bref Quistionaiere