HIPOTESIS KUTUKAN SUMBER DAYA ALAM DAN OTONOMI DAERAH
Adi Arta Kelana Putra, Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis kutukan sumber daya alam di Indonesia, terutama di era otonomi daerah. Studi ini menguji hipotesis kutukan sumber daya alam (SDA) dengan kerangka pendekatan pergeseran sektoral dan pendekatan kualitas institusi, untuk itu digunakan dua indikator ketergantungan SDA yaitu rasio sektor SDA dan rasio bagi hasil SDA. Dengan menggunakan teknik estimasi System GMM, yang memiliki fleksibilitas dalam mengatasi kemungkinan munculnya endogeneity bias dalam model pertumbuhan ekonomi antar daerah, ditemukan bahwa hipotesis kutukan SDA tidak terbukti pada periode sebelum otonomi daerah tetapi terbukti pada periode otonomi daerah, meskipun hanya terdapat pengaruh negatif yang lemah antara ketergantungan SDA terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan tersebut merupakan tanda peringatan terutama bagi pemerintah. Pemerintah diharapkan mengkaji kembali kebijakan SDA yang berkaitan dengan eksploitasi SDA, yang dilakukan secara besar-besaran di era otonomi daerah. Jika kondisi yang sama masih bertahan, ekploitasi SDA secara besar-besaran hanya akan membuat Indonesia kehilangan SDA, yang memiliki masa pemulihan yang panjang, tanpa mendapatkan manfaat optimal dari hilangnya SDA tersebut.
The aim of this study is to test the natural resource curse hypothesis in Indonesia, especially during regional autonomy era. The natural resource curse hypothesis in this research is tested by using sectoral shift and institutional quality framework, thus we used two indicators of natural resource dependence, i.e. natural resources sector ratio and natural resources revenue-sharing ratio. System GMM estimation technique has been used, which widely known has high flexibility to address the endogeneity bias possibility in cross-country growth regression, we found the prove of natural resource curse hypothesis only during regional autonomy era, but not before decentralization period, eventhough there is only a weak negative effect of natural resources dependence on economic growth. This findings are a warning sign, especially for governments. The government is expected to review natural resource policy associated with natural resource exploitation, which is done on a large scale in regional autonomy era. If the same conditions stay persist, the natural resource exploitation on large scale will lead Indonesia into loses its natural resources, most of which has long recovery period, without getting optimum benefit of natural resource’s loss.
Kata Kunci : Kutukan Sumber Daya Alam, Ketergantungan SDA, Otonomi Daerah, Pergeseran Sektoral, Kualitas Institusi, Endogeneity Bias, System GMM