PERBEDAAN FUNGSI PARU PADA PENDERITA SINDROMA METABOLIK DAN TANPA SINDROMA METABOLIK
TRI SETIANA KUSUMADEWI, dr. Luthfan Budi Purnomo, SpPD-KEMD
2013 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit DalamLatar belakang : Sindroma metabolik merupakan kombinasi obesitas sentral, peningkatan tekanan darah, gangguan metabolisme glukosa, dan dislipidemia. Prevalensinya meningkat di seluruh dunia. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan adanya kontroversi bahwa ada perbedaan fungsi paru sindroma metabolik dan tanpa sindroma metabolik. Tujuan : Mengetahui apakah pasien sindroma metabolik memiliki FEV1 persen prediksi dan FVC persen prediksi lebih rendah dibanding populasi normal. Metode : Desain penelitian adalah potong lintang. Subyek penelitian adalah penderita sindroma metabolik dan tanpa sindroma metabolik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara komputerisasi. Hasil Penelitian Terdapat 98 sampel penelitian dengan rerata usia 42,74 ± 9,14. Sindroma metabolik sebanyak 48 orang, dan 48 orang sebagai kontrol sehat. Rerata FVC (L) pada sindroma metabolik dan tanpa sindroma metabolik adalah 2,23±0,53 vs 2,59±0,56 (p=0,03) dan FEV1 2,11±0,49 vs 2,41±0,51 (p=0,004). Pada FVC persen prediksi pada sindroma metabolik dan tanpa sindroma metabolik 99,27±20,35 vs 116,22±20,67 (p=0,000), dan FEV1 adalah 116,05±23,77 vs 130,06±20,78 (p=0,03). 16,7 % penderita sindroma metabolik memiliki FEV1 <80% prediksi yang menunjukkan ada penurunan fungsi paru tipe obstruksi, dan 22,67% penderita sindroma metabolik memiliki FEV1<80% prediksi, yang menunjukkan adanya penurunan fungsi paru tipe restriksi. Kesimpulan Pasien sindroma metabolik mempunyai FEV1 14,02% lebih rendah dibanding populasi normal dan FVC 16,96% lebih rendah dibanding populasi normal. Pada sindroma metabolik terdapat gangguan fungsi paru tipe restriksi maupun obstruksi.
Metabolic syndrome is a combination of central obesity, elevated blood pressure, impaired glucose metabolism , and dyslipidemia. Prevalence is increasing worldwide. Several previous studies indicate that there is a difference controversy lung function and metabolic syndrome without metabolic syndrome . This study aims to determine whether the patient has the metabolic syndrome FEV1 percent predicted and FVC percent predicted lower than the normal population. The study design is a cross-sectional study. Subjects were patients with metabolic syndrome and without metabolic syndrome who meet the inclusion and exclusion criteria. There were 98 samples of the study with a mean age of 42.74 ± 9.14. Metabolic syndrome 48 people, and 48 healthy people as controls . On FVC percent predicted in the metabolic syndrome and without metabolic syndrome 99.27 ± 20.35 vs. 116.22 ± 20.67 ( p < 0.001 ), and FEV 1 was 116.05 ± 23.77 vs 130.06 ± 20.78 (p = 0.03). Patients with metabolic syndrome, 16.7% had a FEV1 < 80 % predicted that showed no decline in lung function type of obstruction , and 22.67 % of patients with metabolic syndrome have a FVC < 80 % predicted, indicating a decline in lung function of type of restriction.
Kata Kunci : sindroma metabolik, fungsi paru, FVC, FEV