Laporkan Masalah

GROSSE AKTA NOTARIS DAN KEKUATAN PEMBUKTIANNYA

Nexxon Otopia, SH, Dr. Sutanto, SH., MS.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketentuan pembuatan grosse akta notaris agar memiliki kekuatan eksekutorial serta untuk mengetahui kekuatan pembuktiannya. Penulisan tesis ini merupakan penelitian yang sifatnya normatif yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan perundang-undangan bagaimana tata cara dan ketentuan pembuatan grosse akta serta melihat kekuatan pembuktian grosse akta tersebut oleh para pihak yang memintanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksanaannya yang ada serta kaitannya dengan pelaksanaan dalam praktek. Pengambilan data dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data sekunder diperoleh dari literatur, dan peraturan perundang-undangan. Data primer diperoleh dengan metode wawancara secara langsung dan kuisioner dengan narasumber baik dengan cara terstuktur maupun tidak terstuktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode kualitatif untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan menyeluruh terhadap obyek penelitian, demikian pula dengan berbagai sendi yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian grosse akta adalah akta pengakuan utang merupakan akta notariil yang murni berdiri sendiri, memuat irah-irah \\\\\"Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\\\\\", yang mempunyai kekuatan eksekutorial, memenuhi syarat formil dan materiil, memenuhi syarat cakap hukum dalam Undang-Undang nomor 30 tahun 2004 tentang jabatan notaris dan tidak dapat disertai atau ditambah dengan persyaratan-persyaratan lain terlebih lagi yang berbentuk perjanjian. Sebaliknya tidak terpenuhinya syarat tersebut maka grosse akta pengakuan utang itu hanya memiliki kekuatan pembuktian tulisan di bawah tangan di mana eksekusinya dilakukan dengan gugatan di Pengadilan.

The objective of this study is to determine the ordinance of making a notary certificate grosse to give it executorial strength and to find out it's strength of verification. This thesis is a normative research with juridic empiric approach which is a research based on juridic procedural aspects and rules of deed grosse making and to observe the strength of it's verification by the requesting party in accordance with the legislation and applicable implementing regulations and its relation with implementation in practice. The data in this study are obtained through literary research and field research. Secondary data are obtained from literature and the legislation. Primary data are obtained through structured and non-structured direct interview method and questionnaires with the sources. Data were obtained and analyzed with qualitatif methods to get a clear and comprehensive picture of the object of study, as well as a variety of joints related to the subject matter examined in this study. According to the results, deed grosse is a debt admission deed, which is a stand alone notary deed that contains the spirit of \\\\\"Justice Based on One Almighty God\\\\\", which has an executorial strength, complying formal and material terms and conditions, complying terms of legal competency in Act No. 30 year 2004 about the position of notary and cannot be accompanied or supplemented with other terms especially in the form of agreement. In the other hand, the failure to comply with the forementioned terms will make the deed grosse of debt admission to only have a strength of verification under the counter where its execution is carried out by a lawsuit in the Court.

Kata Kunci : grosse akta, kekuatan pembuktiannya


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.