STRATEGI POLITIK PEREMPUAN SEBAGAI CALON KEPALA DAERAH (Studi Strategi Politik Hj. Sri Surya Widati Sebagai Calon Kepala Daerah Pada Pemilukada Bantul 2010)
PATHURRAHMAN, Dra. Ratnawati, SU.
2013 | Tesis | S2 Politik dan PemerintahanPenelitian ini merupakan eksplorasi mengenai strategi politik Hj. Sri Surya Widati yang mendasari kehadirannya sebagai satu-satunya kontestan perempuan dalam pemilukada Bantul 2010, serta bagaimana keterkaitan antara strategi politik tersebut dengan eksistensi kelompok elit Idham Samawi untuk terus memegang kontrol kekuasaan politik dan pemerintahan di Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan dokumentasi. Terkait dengan validitas/keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data sebagai alat bantu analisisnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi politik yang dijalankan Hj. Sri Surya Widati untuk memasuki arena pemilukada seperti membuka akses kekuasaan, mendapatkan dukungan partai politik, mendapatkan dukungan penguasa, mendapatkan dukungan sekutu berpengaruh, mendapatkan dukungan kelompok sosial hingga membentuk opini umum, ternyata tidak dapat dipisahkan dari intervensi kelompok elit Idham Samawi yang telah mengkonstruksinya menjadi sebuah strategi politik yang mapan. Melalui strategi politik inilah Hj. Sri Surya Widati memiliki kesempatan dan sumber daya politik yang kuat untuk dapat berkompetisi dalam pemilukada, bahkan berhasil keluar sebagai pemenang. Campur tangan kelompok elit Idham Samawi ini tidak bisa dilepaskan dari kepentingan untuk mengendalikan proses sirkulasi elit agar berjalan sesuai keinginan mereka, serta pergantian posisi Kepala Daerah hanya terjadi diantara sesama anggota kelompok mereka, atau sebatas individu yang dikehendaki oleh kelompok elit itu sendiri. Sehingga secara tidak langung, kendali kekuasaan Pemerintahan Bantul tetap berada di tangan kelompok elit Idham Samawi.
This study is an exploration of Hj. Sri Surya Widati political strategies underlying her presence as the only female contestant in Bantul Local Election 2010, as well as how was the relationship between that political strategies with the existence of Idham Samawi elite group in order to countinously holding the political power and government control in Bantul. This study used qualitative approach with interview and documentation method. Associated with the data validity/authenticity, the researcher used data triangulation technique as analitical tools. This study showed that the political strategies ran by Hj. Sri Surya Widati to enter local election arena such as opening power access, getting political parties support, getting rulers support, getting influenced allies support getting social groups support in order to create public opinion, that cannot be separated from the intervention of Idham Samawi elite groups constucting into a establised political strategies. By this political strategies Hj. Sri Surya Widati had an oportunity and strong political resources to compete in local election, even being a winner. Idham Samawi elite groups intervension cannot be realased from their interests to control the elite circulation process to run as their desire, in order to the head of regency circulation only happened between their groups, or occur among the individu appointed by the elite it self. So indirectly, the government power control only in Idham Samawi elite group.
Kata Kunci : Peluang politik, Elit, Pemilukada, Calon Kepala Daerah.