Laporkan Masalah

PERUBAHAN RUMAH TINGGA L MASYARAKAT DAYAK NGAJU DI KAMPUNG TALIO Ditinjau dari Aspek Bentuk dan Fungsi

FREDYANTONI F. ADJI, Diananta Pramitasari, ST., M.Eng, Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Rumah tinggal masyarakat Dayak Ngaju mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Huma merupakan salah satu turunan dari bangunan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Ngaju yang berada di Kalimantan Tengah. Bangunan ini terdiri dari tiga bagian yaitu: 1) batang huma; merupakan bangunan induk, 2) dampuhan: merupakan bangunan penunjang, 3) kerayan: merupakan bangunan penghubung antara batang huma dengan dampuhan. Selain itu huma juga didukung oleh lanting dan pasah petahu yang merupakan sarana pemujaan. Bangunan penunjang lainnya yaitu sandung yang merupakan bangunan makam leluhur. Perkembangan serta pergeseran dari sistem nilai yang dianut, membawa pengaruh terhadap perubahan perwujudan fisik sistem nilai yaitu bangunan tidak sesuai dengan pakem aslinya. Perubahan tersebut dapat dilihat pada 21 unit huma masyarakat dayak Ngaju yang berada di kampung Talio (RW) II, RT 2, kecamatan Pahandut di kelurahan Tanjung Pinang kota Palangka Raya propinsi Kalimantan Tengah. Penelitian tentang huma yang berada di kampung Talio ini, mengkaji latar belakang sejarah perpindahan masyarakat Dayak Ngaju dengan tujuan untuk melihat tingkat perkembangan yang terjadi terhadap huma di kampung Talio, mengidentifikasi keadaan awal dan sekarang terhadap aspek bentuk dan fungsi, mengidentifikasi bentuk dan fungsi asli dari huma masyarakat Dayak Ngaju yang kemudian dijadikan sebagai acuan untuk melihat perubahan yang terjadi terhadap huma di kampung Talio, melakukan pengelompokan terhadap huma berdasarkan acuan guna melihat tingkat perubahan yang terjadi terhadap bentuk dan fungsinya, mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pada huma masyarakat Dayak Ngaju di kampung Talio. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan rasionalistik kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan data lapangan yang diperoleh dengan cara: 1) teknik observasi, 2) teknik kuesioner dan angket terlampir, 3) teknik wawancara dan 4) pemetaan terhadap bentuk dan fungsi. Dari hasil analisis dan pembahasan, ditemukan indikasi perubahan yaitu adanya penambahan (addition), pengurangan (elimination), dan perpindahan (movement) yang terjadi terhadap bentuk dan fungsi dari huma meliputi faktor fasad, dimensi, material, orientasi, wujud, skala. Tolok ukur yang dipergunakan untuk melihat perubahan fisik yaitu spatial sistem, sistem fisik dan sistem mode Faktor-faktor yang mempengaruhi dan mendorong laju perubahan bentuk dan fungsi rumah tinggal masyarakat Dayak Ngaju, yaitu: keadaan ekonomi, perubahan struktur keluarga, pekerjaan berkaitan dengan finansial, norma atau aturan adat, pencitraan diri (faktor internal atau dalam) lokasi, kesejarahan atau latar belakang budaya, ilmu pengetahuan, modernitas atau teknologi, dan jalur sirkulasi (faktor eksternal atau luar).

House of Dayak Ngaju society changes from time to time. Huma is one of derivation of traditional building in Dayak Ngaju people in Central Kalimantan. The building consists of three parts: batang huma as main building, dampuhan, a supporting building, and kerayan, a building connecting batang huma and dampuhan. In addition, huma is also supported by lanting and pasah petahu that is place for worship. Other supporting building is sandung that is grave of ancestor. Development and shift in value system affect changes in physical manifestation of value system in which building does not accord to its origin guidance. The change is indicated in 21 huma buildings of Dayak Ngaju society in Talio village, RT 2, Pahandut district in kelurahan Tanjung Pinang, Palangka Raya, Central Kalimantan province. The research on huma in Talio village is to examine the historical background of Dayak Ngaju people movement, in the objective is to see development level of huma in Talio village, to identify early and current state against form and functional aspect, to identify original form and functional aspect of huma in Dayak Ngaju society that is made as reference to see change in huma in Talio village, to classify huma based on reference to identity change occur in its form and function, to study factors influencing change in huma of Dayak Ngaju society in Talio village. The research used rationalistic qualitative approach; and techniques used in this research were: (1) techniques of observation, (2) technical attached and questionnaire, (3) interview and (4) forms and function mapping. Result of analysis and discussion indicated that change occur with addition, elimination and movement in form and function of huma including fasade, dimension, material, orientations, shape, and scale. Indicators used to see physical change is spatial system, physical system and stylistic system. Factors influencing and supporting form and function change of Dayak Ngaju house are internal factors (economic condition, change in family structure, occupation related to finance, norm or adat rule, self image), and external factor (location, history, culture, science, modernity or technology, and circulation route).

Kata Kunci : Perubahan, Huma, Bentuk, Fungsi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.