Laporkan Masalah

E-THERAPY UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI AKADEMIK DAN MENURUNKAN STRES PADA REMAJA DENGAN KONFLIK ORANGTUA-ANAK

ASWENDO DWITANTYANOV, Dr. Neila Ramdhani, M.Si., M.Ed.

2013 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Efikasi diri sebagai keyakinan terhadap kemampuan yang dibutuhkan pelajar untuk dapat memenuhi tuntutan akademiknya. Permasalahan hubungan orangtua-anak merupakan stresor yang dapat menurunkan efikasi akademik yang kemudian menghambat pencapaian tujuan akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran etherapy berbasis humanistik dalam meningkatkan efikasi akademik serta menurunkan stres pada remaja yang mengalami konflik hubungan orangtua-anak. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu etherapy dapat meningkatkan efikasi akademik dan menurunkan stres pada remaja yang mengalami konflik hubungan orangtua-anak. Partisipan dalam penelitian ini adalah 5 orang remaja yang mengalami konflik hubungan dengan orangtua. Penelitian ini menggunakan desain subjek tunggal B-A-B. Data diukur dengan menggunakan skala efikasi akademik (α= 0,862), Depression Anxiety Stress Scale atau DASS-21 (α= 0,720), dan behavioral checklist untuk memantau perkembangan klien setiap sesi terapi. Observasi dan wawancara digunakan untuk melengkapi data penelitian secara kualitatif. Analisis data menggunakan teknik inspeksi visual dan analisis kualitatif berdasarkan rekam percakapan terapi dan wawancara tindak lanjut. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh etherapy dalam meningkatkan efikasi akademik dan menurunkan stres remaja yang mengalami konflik hubungan orangtua-anak.

Every student needs to have self-efficacy of their own abilities to cope with burdens and academic demands. Relationship problem between parent-children can be the stressor that will affect self-efficacy and academic achievement. The aim of this research is to find out the role of internet support group therapy based on humanistic approach method for improving self-effication and reducing stress level on adolescent who have parent-children conflict. The participants of this research are five adolescents who have parent-children conflict. This research will use single-case subject method with B-A-B desing. All datas will be collected by self-efficacy’s scale (α= 0,862, DASS-21 (α= 0,720), Ana checklist as additional tools to control individual’s complaint between sessions of the intervention. For getting more richer result from qualitative data, this research will be equipped with interview and observation technique. Hypothesis was tested by using visual inspection and qualitative analysis based on documents during the process of therapy and follow-up interview. The results showed a change in the dependent. Stress levels in each participant has decreased and academic self-efficacy in each participant experiencing an increase.

Kata Kunci : e-therapy, efikasi akademik, stres, konflik orangtua-anak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.