Laporkan Masalah

KORELASI ANTARA KADAR PLASMA ENDOTELIN-1 DENGAN ALBUMIN CREATININ RATIO URIN PADA WANITA DIABETES MELITUS TIPE 2

dr. Rusdiana, dr. R. Bowo Pramono SpPD-KEMD.

2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi baik mikroangiopati maupun makroangiopati. Disfungsi endotel adalah mekanisme yang mendasarinya. Nefropati diabetikum adalah salah satu komplikasi mikroangiopati akibat DM diketahui dari ditemukannya albumin dalam urin. Penanda disfungsi endotelial salah satunya adalah kadar endotelin-1. Saat ini belum ada penelitian tentang korelasi antara ET-1 dan ACR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kadar ET-1 dan ACR pada wanita DM tipe 2 Desain penelitian dilakukan secara potong lintang, subyek wanita DM tipe 2 antara usia 40 sampai 60 tahun, yang kontrol di poliklinik Endokrin dan Metabolik RS. Dr. Sardjito Yogyakarta antara bulan Juli 2010 sampai dengan Desember 2010 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kemudian diambil sampel darah vena untuk diperiksa kadar ET-1 diukur menggunakan metode ELISA sandwich dan sampel urin untuk ACR. Korelasi antara kedua variabel tersebut dianalisa dengan uji korelasi Spearman, dianggap bermakna secara statistik bila p<0.05. Terdapat 40 subyek wanita DM tipe 2 dengan rerata kadar ET-1 18,378 ± 10,759 ng/ml. Rerata ACR didapatkan 40,68 ± 65,379 ug/mg dengan mikroalbuminuria (ACR 30-299 ug/mg) didapatkan 10 (25%) subyek yang menderita nefropati diabetes. Korelasi antara kadar ET-1 dengan ACR p=0,830 r=0,03. Secara statistik tidak bermakna.

Diabetes mellitus is a disease that can cause a variety of complications both mikroangiopati and makroangiopati. Endothelial dysfunction is the underlying mechanism. Diabetic nephropathy is one of the microangiopathic complications due to diabetes is known of the discovery of albumin in the urine. Markers of endothelial dysfunction is one of the levels of endothelin-1. There has been no research on the correlation between ET-1 and ACR. The aim of this study is to determine the correlation between the levels of ET- 1 and ACR in women with type 2 diabetes A cross-sectional study was conducted, subjects with type 2 diabetes among women 40 to 60 years old, which controls in Endocrine and Metabolic clinic of Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta between July 2010 and December 2010 who meet the inclusion and exclusion criteria. Venous blood samples were then taken to be examined ET-1 levels were measured using a sandwich ELISA method and urine samples for ACR. The correlation between these two variables was analyzed by Spearman correlation test. Considered statistically significant at p <0.05. There are 40 female subjects with type 2 DM. The mean of ET-1 18,378 ± 10.759 ng / ml. The mean of ACR 40,68 ± 65,379 ug/mg obtained by microalbumin (ACR 30-299 ug / mg) recovered 10 (25%) subjects who suffer diabetic nephropathy. Correlation between the rate of ET-1 with ACR p = 0.830 r = 0.03. Means not statistically significant.

Kata Kunci : endotelin-1, albumin creatinin ratio, diabetes melitus tipe 2


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.