Laporkan Masalah

DROUGHT PROBLEM AND RAINWATER HARVESTING AS ITS SOLUTION IN JATI DISTRICT, BLORA REGENCY

Pujiariyanto, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Kekeringan menempati peringkat pertama diantara seluruh bencana alam seperti banjir, tanah longsor, topan ataupun gempa bumi apabila diukur dari jumlah orang yang terkena dampakya (Obasi, Wilhite dan Hewitt dalam Mishra dan Singh, 2010). Dampak dari kekeringan bertahan lebih lama dari pada dampak bencana-bencana lain. Kecamatan Jati telah mengalami kekeringan selama bertahun-tahun, tetapi sampai saat ini belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Blora yang dapat mengurangi dampak kekeringan di daerah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dampak kekeringan terhadap masyarakat di Kecamatan Jati khususnya dampak ekonomi dan sosial, dan menguji solusi-solusi yang bisa di terapkan untuk mengurangi dampak kekeringan. Penelitian ini mengajukan sistem pemanenan air hujan sebagai solusi masalah kekeringan di Kecamatan Jati. Penelitian ini juga menggunakan simulasi Montecarlo untuk mensimulasikan pengaruh tandon air terhadap pengurangan dampak kekeringan terhadap kebutuhan air harian keluarga. Masyarakat di Kecamatan Jati terkena dampak akibat kekeringan setidaknya pada menurunnya hasil pertanian untuk makan dan pendapatan, kelangkaan air, kehilangan pekerjaan, pendapatan dan barang milik. Petani di daerah ini memiliki pendapatan terendah dan pada musim kering pendapatannya berkurang lebih dari 50% akibat kekeringan yang melanda. Akibat lain dari kekeringan yang melanda antara lain waktu untuk mendapatkan air yang lebih lama, berkurangnya hasil panen, kekurangan pangan dan perpindahan penduduk. Pemanenan air hujan adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah kekeringan di Kecamatan Jati, mengingat potensi curah hujan yang cukup tinggi di daerah ini. Pembuatan embung, tandon air dan sumur resapan adalah bentuk sistem pemanenan air hujan yang direkomendasikan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan simulasi Montecarlo, diperoleh hasil bahwa keberadaan tandon air dapat mengurangi dampak kekeringan terhadap ketersediaan air. Semakin besar tandon airnya, semakin baik ketersediaan airnya.

Droughts rank first among all natural hazards such as flood, landslides, tornados or even earthquake when measured in terms of the number of people affected (Obasi, Wilhite and Hewitt in Mishra and Singh, 2010). The impacts of drought are lasting longer than the impacts of other disasters. Jati district has experienced drought for many years, but so far there is no significant action from local government of Blora regency that can alleviate the impacts of drought in this area. The objectives of this research are to explain the impacts of drought to people in Jati district especially economic and social impacts and to examine the possible solutions that could be applied in alleviating the impacts of drought. This research proposes rainwater harvesting system as the solution of drought problem in Jati district. The constructions of rainwater harvesting system that recommended in this research are “Embung”, Reservoir and Infiltration well. This research also uses Montecarlo simulation to simulate the role of reservoir in reducing the impacts of drought towards household‟s daily water needs Households in Jati districts suffer from economic impacts of drought at least in loss of crops for food and income, water scarcity, and loss of job, income and property. Farmers have the lowest income and lost more than 50% of their income in drought season. The social impacts of drought felt by households in Jati district at least in increased quest for water, reduced crop yield, food insecurity, and urbanization. Rainwater harvesting is one of solutions to solve drought problem in Jati district, because the potential of rainwater is relatively high. The constructions of rainwater harvesting system that proposed in this research based on the priority are farm ponds (Embung), Reservoir (Water Tank), and Infiltration well. By using Montecarlo simulation on the role of reservoir based on average rainfall in Jati district in the period of 1995-2011, the existence of reservoir will give significant effect to the water availability during drought season. The larger the reservoir, the more available the water will be.

Kata Kunci : kekeringan, sistem pemanenan air hujan, embung, tandon air, sumur resapan, simulasi montecarlo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.