SIGNIFIKASI KARYA SENI INSTALASI DAN NARATIVITAS DALAM OPERA JAWA GARIN NUGROHO
Christian Budiman, Drs. M.Hum., Prof. Dr. Irwan Abdullah; Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang
2015 | Disertasi | S3 Kajian Budaya dan MediaFilm Garin Nugroho, Opera Jawa (2006), memadukan berbagai bidang dan genre seni lewat kerja-sama dengan sekian banyak maestro, mulai dari seni vokal dan musik Jawa, seni kostum, seni tari, sampai dengan seni rupa kontemporer. Berkat kolaborasi ini, OJ menjadi sebuah film yang sangat menekankan visualitas, sejak aspek komposisional sampai dengan segenap aspek visual lain. Penelitian ini berangkat dari penekanan terakhir ini, khususnya tentang signifikasi karya-karya instalasi dalam konteks naratif OJ, yang dijabarkan ke dalam beberapa pertanyaan penetitian. Pertama, bagaimanakah prosedur signifikasi karya-karya seni instalasi di dalam konteks naratif OJ? Kedua, adakah keterhubungan di antara signifikasi karyakarya seni instalasi tersebut dengan narativitas OJ? Terakhir, sebagai konsekuensi dari kedua pertanyan sebelumnya, bagaimanakah narativitas OJ itu sendiri? Untuk menjawab permasalahan, penelitian ini memilih studi kasus sebagai model penelitiannya. Proses pengumpulan data akan banyak dilakukan melalui pengamatan atau penyimakan, terutama atas image track (citra-citra fotografis yang bergerak) yang melibatkan unsur-unsur karya instalasi yang dikerjakan oleh para perupa, di samping juga atas teks film secara keseluruhan. Sebagai kategori-kategori analisis akan diterapkan perangkat konseptual dari pendekatan semiotik, khususnya Barthes (1983 & 1984) dan Greimas (1983 & 1987). Berdasarkan analisis atas narativitas OJ dan signifikasi karya-karya instalasi dalam adegan-adegan tertentu, dapat diketahui beberapa relasi signifikan di antara kedua aspek ini. Lapis yang satu berada pada dimensi struktur naratif, yakni pada sintagma naratif dan relasi-relasi aktansial; sedangkan lapis lainnya pada dimensi ideologis. Keterhubungan pertama tampak secara khusus pada unsur-unsur di dalam latar fisik (isotopi ruang) dari sintagma naratif. Keterhubungan selanjutnya, masih pada dimensi struktur naratif, adalah dengan keberadaan aktan-aktan tertentu. Karya instalasi tertentu terhubung dengan aktan tertentu saja untuk kepentingan deskripsi perwatakan dan peran aktan yang bersangkutan. Keterhubungan pada lapis terakhir dapat dijejaki pada signifikasi karya-karya instalasi dalam tataran pesan simbolik, yakni pada fragmen-fragmen ideologis, yang terkait dengan landasan nilai-nilai di dalam struktur naratif.
Opera Jawa (OJ), a film by Garin Nugroho (2006), combines various fields and genres of art through the collaboration with many masters, ranging from Javanese vocal and musical art, costume, dance, to contemporary (installation) art. Because of this collaboration, OJ becomes a film which emphasizes visuality, from the compositional aspect to all other visual aspects. This study departs from this emphasis, in particular about the signification of installation artworks in the narrative context of OJ, which is derived into several research questions. First, how are the signfication procedures of the installation artworks in the narrative context of OJ? Second, is there any interconnectedness between the signification of the installation artworks and the narrativity of OJ? Third, as a consequence of the two other questions, how is the narrativity of OJ itself? In order to answer the questions, this research chooses case study as its research model. The data collection process will be done through observation or “readingâ€, especially to the image track (the moving photographic images), which involves elements of the installation done by the artists, as well as the filmic text as a whole. This research, as its analitycal categories, applied conceptual framework of semiotic approach, especially Barthes (1983 & 1984) and Greimas (1983 & 1987). Based on the analysis of narrative and signification of installation artworks in certain scenes, several significant relationships can be seen between these two aspects. The first two layers are found in the dimension of narrative structure, namely the narrative syntagm and actantial relationship, while the other layer is on its ideological dimension. The interconnectedness can be observed specifically in the elements of physical setting (isotope of space) of the narrative syntagm and also, still in the dimension of narrative structure, in the presence of certain actants. Some installation artworks are connected with the interest of certain actants characterization and the relevan actantial roles. The other interconnectedness can be traced from the signification of installation artworks at the level of symbolic message, namely the ideological fragments, associated with the underlying values in the narrative structure.
Kata Kunci : signification, installation art, narrativity