PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN LIDOKAIN 1,5 MG/KGBB IV DAN PROPOFOL 0,25 MG/KGBB IV DALAM MENCEGAH LARINGOSPASME DAN BATUK PADA PASIEN PEDIATRIK SAAT EKSTUBASI
Arif Supriyono, dr. Yunita Widyastuti, Sp. An, KAP, M. Kes,
2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSLaringospasme dan batuk merupakan komplikasi setelah ekstubasi pada pediatrik pada stadium light anestesi. Insidensi laringospasme pada pasien umur 0 – 9 tahun sebesar 17,4 %. Laringospasme sering terjadi sebagai komplikasi pada pasien pediatrik dengan operasi jalan napas atas, dan jika terlambat dalam penanganannya dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Selama emergence dari general anesthesia iritasi pada jalan napas pada ekstubasi dapat menyebabkan batuk yang dapat menyebabkan efek yang serius, reflek batuk yang terjadi merupakan respon proteksi jalan napas terhadap aspirasi. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui perbanding efek pemberian lidokain 1,5 mg/kgbb iv dengan propofol 0,25 mg/kgbb iv untuk mencegah laringospasme dan batuk pada pasien pediatrik saat ekstubasi. Desain penelitian ini adalah Randomized Controlled Trial (RCT) dan dilakukan dengan double blinding. Seratus enampuluh empat pasien pediatrik usia 1-12 tahun dengan status fisik ASA1-2 yang menjalani operasi elektif dengan general anestesi pada bulan Juli sampai September 2013, pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dibagi secara random menjadi dua kelompok yaitu kelompok L (lidokain ) dan kelompok P(propofol). Kelompok L diberikan lidokain 1,5mg/kgbb iv sedangkan kelompok P diberikan propofol 0,25mg/kgbb iv sebelum ekstubasi. Evaluasi dan catat adanya laringospasme dan batuk selama 5 menit setelah ekstubasi. Hasil penelitian ini didapatkan insidensi laringospasme pada kelompok propofol lebih rendah dibandingkan kelompok lidokain (4,9 %, vs 7,3 %), namun berdasarkan statistik tidak ada perbedaan yang bermakna (p > 0,05). Insidensi batuk pada kelompok propofol lebih tinggi dibandingkan kelompok lidokain (23,2% vs 15,9 %), namun berdasarkan statistik tidak ada perbedaan yang bermakna (p > 0,05). Kesimpulan : pemberian lidokain 1,5 mg/kgbb iv dan propofol 0,25 mg/kgbb iv sama-sama efektif dalam mencegah laringospasme dan batuk pada pasien pediatrik saat ekstubasi.
Laringospasm and cough are complications of extubation in pediatrics under light anesthesia. Incidence of laringospasme in patients aged zero to nine years is 17, 9 %. Laryngospasm is a frequently encountered complication in children undergoing upper airway surgery, which, if left untreated, can lead to an increase in morbidity and mortality. During emergence from general anesthesia, airway irritation at extubation causes coughing which often causes serious sideeffects, but coughing is accepted as a biological response that protects the airway from aspiration. The purpose of this study is to compare the effect of lidocaine 1,5 mg kg-1 and propofol 0,25 mg kg-1 to reduce laringospasm and cough during extubation in pediatrics. This study was designed on a double blind randomaized controlled trial. One hundred and sixthy four children aged between 1 and 12 years, American Society of Anesthesiologists (ASA) status I-II, who were undergoing elective surgery under general anesthesia were enrolled in this randomized double blind study. Subjects devided into two groups : lidocain group (L group) and propofol group (P group). L group received lidocaine 1,5 mg kg-1 intravenous before extubation, and P group received propofol 0,25 mg kg-1 intravenous before extubation. The signs of laringospasm and cough were evaluated and recorded until 5 minutes after extubation. The results of the study were the incidency of laryngospasm in propofol group less than lidocain group (4,9 %, vs 7,3 %), but statistically were not significant (p > 0,05) and the incidency of cough in propofol group more high than lidocain group (23,2% vs 15,9 %), statistically were not significant. Conclusion : Administration of 0,25 mg/kg of propofol i.v has similar efficacy to avoid laringospasm and cough during extubation when compared with administration of 1.5 mg/kg i.v of lidocaine
Kata Kunci : laringospasme, batuk, lidokain, propofol, pediatric; laringospasm, cough, lidocain, propofol, pediatric