Laporkan Masalah

Pengaruh Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Konflik Keluarga- Pekerjaan Pada Niat Karyawan Untuk Keluar dari Pekerjaannya Dengan Gender, Dukungan Sosial, dan Nilai Individu Keluarga Sebagai Variabel Pemoderasi

PUTU IRMA YUNITA, Dr. Gugup Kismono, MBA.

2013 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris variabel konflik pekerjaan-keluarga dan konflik keluarga-pekerjaan terhadap niat karyawan untuk keluar dari pekerjaannya. Tujuan lainnya adalah menguji tiga variabel moderasi yaitu gender, dukungan sosial dan nilai individu. Penelitian ini dilakukan di Bali dan menggunakan sample manajer lini bawah dan lini tengah hotel berbintang empat dan lima. Jumlah sampel secara keseluruhan adalah 210 orang, yang terdiri dari 126 laki-laki dan 84 perempuan. Metode analisis yang digunakan adalah multiple regression dan hierarchical regression. Penelitian ini menghasilkan dua temuan, pertama menunjukkan bahwa konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat karyawan untuk keluar dari pekerjaannya, sedangkan konflik keluarga-pekerjaan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat karyawan untuk keluar dari pekerjaannya. Temuan kedua menunjukkan bahwa dukungan sosial memoderasi secara signifikan pengaruh konflik pekerjaan-keluarga dan konflik keluarga-pekerjaan terhadap niat karyawan untuk keluar dari pekerjaannya. Namun gender dan nilai individu tidak memoderasi secara signifikan pengaruh konflik pekerjaan-keluarga dan konflik keluarga-pekerjaan terhadap niat karyawan untuk keluar dari pekerjaannya.

The purpose of this research to examine the conflict between work and family (work interfere family-WIF and family interfere work-FIW) and its influence to turnover intention. This research also examine the moderating effect of gender, social support and individual value to see how these variables affect the relationship between work family conflict and turnover intentions. This study use 210 low and middle manager of four and five star hotels in Bali as a respondents. That sample consists of 126 male and 84 female. Multiple regression analyses and hierarchical analyses were used as a statistical method to test the proposed hypotheses. The result shows that WIF has a positive influence and significantly related to turnover intention whereas FIW has no influence on turnover intention. It is also found that social support significantly moderates the relationship between work family conflict (WIF and FIW) and turnover intention. Whereas, gender and individual value have no impact on relationship between work family conflict (WIF and FIW).

Kata Kunci : niat keluar dari pekerjaan, konflik keluarga-pekerjaan, konflik pekerjaan-keluarga, gender, dukungan sosial, nilai individu; turnover intention, work interfere family, family interfere work, gender, social support, individual value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.