Laporkan Masalah

EVALUASI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN PHBS PADA TATANAN RUMAH TANGGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DIARE DI KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU

harmansyah, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, Ph.D

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Program PHBS menjadi salah satu pilar utama dalam Indonesia Sehat dan salah satu strategi untuk mengurangi beban negara dan masyarakat terhadap pembiayaan kesehatan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat agar hidup bersih dan sehat, termasuk swasta dan dunia usaha agar berperan serta aktif mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tentang evaluasi program promosi kesehatan PHBS pada tatanan rumah tangga ditinjau dari input, proses, dan impact dalam upaya pencegahan diare di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan FGD. Analisis data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data (on going analysis) Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2012 sampai dengan Juli 2013. Hasil : Sebagian unsur input dalam pelaksanaan PHBS dalam upaya pencegahan diare di Kabupaten Rejang Lebong, telah memenuhi kriteria meskipun masih terdapat kelemahan, seperti pada kebijakan dan peraturan yang tidak disertai operasional kerja sama, baik lintas sektoral, maupun lintas program. Ketersediaan ketenagaan masih sangat kurang, pengorgansasian masih kurang optimal sebagai alasan dari kurang jelasnya kebijakan dan peraturan yang dipedomani dalam pelaksanaan program ini. Pada proses belum mengikuti pedoman yang diterbitkan Kemenkes tahun 2011, tentang pelaksanaan Program PHBS. Pada evaluasi impact, menunjukkan hasil pengetahuan yang cukup baik tentang PHBS, akan tetapi pada aspek perilaku belum menampakkan hasil yang maksimal. Kesimpulan : Kebijakan dan peraturan mempengaruhi setiap tahapan dalam program PHBS. Pada proses, perencanaan dan pelaksanaan, kurang melibatkan masyarakat. Impact program, telah terjadi peningkatan pengetahuan, pengembangan staf dan tujuan jangka pendek tercapai.

Background: PHBS Programs is one of the main pillars in the Healthy Indonesia and one of the strategies to reduce the burden on the state and society to health financing with the aim of increasing knowledge, awareness, willingness and ability of people to live clean and healthy, including the private sector and the business community to act and actively achieve optimal health status. Objective : To get a description on the evaluation of PHBS health promotion programs in household terms of input, process, and impact in the prevention of diarrhea in Rejang Lebong Bengkulu Province. Methods: The study was a qualitative study with phenomenological approach. This approach is one of the qualitative research. The implementation this research September 2012 to July 2013. Results: Most of the input element in the implementation of the PHBS in preventing diarrhea in Rejang Lebong District, has met the criteria even though there were still many shortcomings, such as the policy and regulations were not accompanied by good operational cooperation across sectors, and across programs, availability of workforce was lacking, organizing still less than optimal as a lack of clear policies and regulations followed in the implementation of this program. The process does not follow the guidelines of Ministry of Health published in 2011, concerning the implementation of PHBS. On impact evaluation, the results showed a fairly good knowledge of PHBS. Conclusion : Policy and regulation influence each step in program of PHBS. At process, execution and planning, less is entangle of society. Program Impact, have happened the increase knowledge and attitude, development of target and staff was short-range reached.

Kata Kunci : PHBS, diare, evaluasi; behavior, diarrhea, evaluation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.