PERANAN PETERNAKAN KAMBING DALAM EKONOMI PETANI DI LERENG GUNUNG MERAPI â€Studi Kasus Di Desa Talun, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengahâ€
MUHAMMAD FATHUL FARIKH FAUZY, Dr. Bambang Hudayana., M.A
2013 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYATulisan ini mencoba mengangkat peranan peternakan kambing bagi petani Merapi. Ide tulisan ini bermula ketika penulis melaksanakan KKN-PPM UGM, Tahun 2012. Peranan ternak kambing untuk meningkatkan perekonomian petani miskin di Lereng Merapi, agar mereka bisa bertahan hidup. Bagi petani Merapi yang miskin dan hidup di daerah rawan bencana, ternak khususnya kambing, sebagai harta simpanan yang sangat berharga. Harta simpanan yang bisa dipakai ketika ada acara pernikahan, selamatan, maupun dalam kondisi darurat seperti: gagal panen dan bencana alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak yang dilakukan oleh penduduk Desa Talun, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang mayoritas sebagai petani, memiliki peran penting bagi ekonomi petani, selain hasil pertanian sendiri. Hasil usaha ternak mampu dikelola kembali dalam kurun waktu yang lama, serta tidak terikat oleh musim. Usaha ternak yang dilakukan penduduk Desa Talun, menggunakan model usaha penggaduhan atau bagi hasil. Usaha semacam ini memberikan kesempatan kepada petani kaya untuk pengembangan usaha dan membantu petani miskin untuk meningkatkan penghasilan minimal. Akibatnya, petani miskin memiliki kesempatan lebih untuk bisa memelihara kambing dan juga sapi, seperti petani kaya.
This paper tried to understanding the roles of livestock (goats) in peasant society, in Mount Merapi. Main idea of this paper came from KKN-PPM UGM, 2012. The livestock (goats) have significant role for poor peasant to improving their economic. Peasant society like in Mount Merapi, they live with disaster potential from Mount Merapi. For this reason, livestock especially goats can be functioned as goods or wealthy. The people used for wedding ceremony, selamatan (worship ritual) and recover household economic after natural disaster from Merapi or failed crops. The result of this research for peasant is goats and cows have significant role, besides from crops products. In this case, livestock for peasant like goats and cows, used continuing, every time. Local peasant tried to herding the cows and goats with joint venture system or penggaduhan. The local system was helping rich peasant to expand their business and also poor peasant to looking for minimum income. With this system, poor peasant possess more opportunity, to improving economic, herding goats and also cows, like rich peasant.
Kata Kunci : Petani, Ternak, Gunung Merapi, Penggaduhan.