KORELASI ANTARA DURASI TERAPI OBAT ANTIEPILEPSI GENERASI PERTAMA DENGAN KADAR PROFIL LIPID PADA PENYANDANG EPILEPSI IDIOPATIK
Kristina Dwi Wahyuni, dr. Mohammad Was’an, Sp.S(K), QIA.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit SarafLatar Belakang Epilepsi idiopatik umum merupakan pola yang paling sering terjadi, terhitung sekitar 20- 40% dari seluruh epilepsi. Sebagian besar penyandang epilepsi memiliki prognosis yang baik, tetapi lebih dari 30% tidak pernah mengalami remisi meski diberi obat antiepilepsi (OAE) yang tepat sehingga membutuhkan terapi yang lama bahkan seumur. Terapi OAE jangka panjang seringkali dihubungkan dengan efek samping kronis yaitu gangguan metabolik. OAE generasi pertama yaitu fenitoin (PHT), karbamazepin (CBZ), dan asam valproat (VPA), memberikan efek pada sistem enzim hepatik yaitu pada enzim CYP450 yang terlibat dalam sintesis kolesterol. Penyandang epilepsi mempunyai risiko mengalami kematian akibat penyakit jantung iskemik, dengan standarized mortality ratios (SMRs) antara 1,2 sampai dengan 2,5 pada beberapa penelitian yang dilakukan di negara-negara berkembang. Hubungan yang lebih kuat ditunjukkan antara epilepsi dengan penyakit serebrovaskular, dengan rasio mortalitas 3,7 sampai dengan 5,3 dan morbiditas sekitar 7. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar korelasi antara durasi terapi OAE generasi pertama dengan kadar profil lipid pada penyandang epilepsi idiopatik. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang. Subjek dari penelitian ini adalah penyandang epilepsi idiopatik di poliklinik dan rawat inap RSUP Dr. Sardjito dan RSUD Wates kemudian dilakukan pemeriksaan kadar profil lipid. Analisis statistik yang digunakan adalah uji korelasi Pearson/ Spearman untuk analisis bivariat diikuti dengan analisis multivariat dengan regresi linier. Hasil Penelitian ini memperoleh 52 orang yang terdiri dari laki-laki berjumlah 28 orang (53,8%) dan perempuan sebanyak 24 orang (46,2%). Rerata durasi terapi OAE yaitu 36 bulan dengan durasi terpendek adalah 5 bulan dan durasi pemberian OAE terlama adalah 144 bulan. Durasi terapi OAE berkorelasi bermakna dengan kadar kolesterol total (r=0,334, p=0,016) dan kadar trigliserida (r=0,307, p=0,027). Hasil analisis multivariat menunjukkan durasi terapi OAE berkorelasi bermakna dengan kadar kolesterol total (β=0,410, p=0,003) dan kadar trigliserida (β=0,300, p=0,031). Persamaan regresi untuk memprediksi kadar kolesterol total 153,419+0,391(Durasi OAE) dan untuk kadar trigliserida 87,099+0,252(Durasi OAE). Kesimpulan Durasi terapi OAE generasi pertama (PHT, CBZ, VPA) pada penyandang epilepsi idiopatik berkorelasi bermakna dengan kadar kolesterol total dan trigliserida
-
Kata Kunci : Epilepsi idiopatik, durasi terapi OAE generasi pertama, kadar profil lipid