Laporkan Masalah

MANAGING WORK-FAMILY BALANCE AMONG JAVANESE WOMAN STREET-VENDORS: PLANNING AND STRUCTURING DAILY ACTIVITIES, SOCIAL SUPPORT AND QUALITY TIME FOR FAMILIES

MOKETE NYAPHISI BENDLY, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Psikologi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana perempuan Jawa yang berprofesi sebagai Padagang Kaki Lima (PKL) dalam mencapai dan menjaga keseimbangan antara kerja dan peran mereka sebagai seorang ibu dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Penggunaan metode fenomenologi melalui proses analisis dan interpretasi data yang meliputi penyajian transkrip peserta verbatim, horizontalization (pengelompokan makna), pengurangan dan penghapusan, clustering Konstituen tema ditemukan, mengembangkan tekstur Individu dan deskripsi makna dan esensi pengalaman. Ada lima perempuan sebagai responden dan tujuh informan kunci dalam penelitian. Melalui pendapat responden, beberapa pemahaman diberikan yang mereka anggap memfasilitasi fungsinya secara efektif baik di pekerjaan maupun di rumah. Guna menyeimbangkan peran ganda antara pekerjaan dan keluarga, mekanisme utama yang digunakan adalah perencanaan yang efektif, penataan tanggung jawab kegiatan, sistem dukungan dan kualitas waktu yang digunakan bersama anak-anak dan keluarga. Mereka memiliki kesamaan sistem dalam membangun pribadi yang menunjukkan bahwa mereka secara terus-menerus mengandalkan dirinya sebagai pengasuh. Hal ini memberi mereka kepuasan karena mampu mengendalikan pekerjaan dan sukses sebagai ibu. Namun, hal ini tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa mereka benar-benar telah mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. Faktanya adalah walaupun para perempuan ini memenuhi peran ganda mereka dan terus berusaha untuk mengatasi mekanisme untuk memenuhi kedua peran tersebut secara efektif, keluarga tetaplah menjadi prioritas utama.

The aim of this study was to explore analyze how Javanese woman street-vendors balanced their work-family roles. The study was carried out through use of a qualitative research design with phenomenology in which data analysis and data interpretation entailed the following procedures: Presenting verbatim participant transcript, Horizontalization (clustering meanings), Reduction and Elimination, Clustering Constituents of discovered themes, Developing Individual textural (and structural) description, and Description of meaning and essence of experience in a systematic pattern. There were five women as research participants and 7 key informants. Through determining these women‟s opinions and coping mechanisms, some understanding was provided of what they perceived facilitated their effective functioning both at work and at home. In trying to balance their dual roles; thus work and family; effective planning and the structuring of responsibilities and events, support systems and quality time spent with children and family were the main mechanisms they used. They have common personal construct system that indicated that they continued to rely on herself as nurturer. This gave them all a feeling of satisfaction, being in control and of success as mothers. This is not adequate to conclude to say that they had absolutely achieved work-family balance. The fact is that while these women were fulfilling dual roles and continued to strive for coping mechanisms to fulfill both roles effectively, the emphasis on the family as a priority remained predominant.

Kata Kunci : Peran ganda, keseimbangan, mechanism koping


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.