Laporkan Masalah

EVALUASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKATDI KECAMATAN KOTA MASOHI DAN TEON NILA SERUA KABUPATEN MALUKU TENGAH, PROVINSI MALUKU

Ayu Ningrum Widyasari, S.E., Prof. Dr. Su RitoHardoyo, M.A

2013 | Tesis | S2 Kependudukan

Kemajuan pembangunan dilihat dari perkembangan IPM yang mencerminkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Di Indonesia pengupayaan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dengan adanya jamkesmas dari tingkat pusat sampai ke tingkat Daerah telah berjalan. Upaya tersebut untuk meningkatkan derajat kesehatan sebagai tujuan pembangunan Indonesia seutuhnya, namun masih banyak masyarakat miskin yang sulit mengakses pelayanan kesehatan melalui jamkesmas dikarenakan Provinsi Maluku, khususnya di Kabupaten Maluku Tengah letak geografis berdampak pada aksesibilitas dan kualitas pelayanan jamkesmas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara semi terstruktur untuk mendapatkan informasi dari masyarakat miskin peserta jamkesmas serta pemangku kebijakan tentang pelayanan kesehatan program jamkesmas. Evaluasi dilakukan dengan observasi dan monitoring terhadap pelaksanaan program berdasarkan persepsi pengguna layanan program jamkesmas. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pelayanan kesehatan program jamkesmas secara umum telah berjalan sebagaimana telah ditetapkan dalam rancangan program. Ini mengindikasikan bahwa program-program penjaminan kesehatan masyarakat yang dicanangkan oleh pemerintah telah berperan dengan baik. Akan tetapi masih terdapat kendala yaitu pada jarak tempat pelayanan kesehatan, kurangnya fasilitas dan tenaga kesehatan, pelayanan yang tidak ramah dari tenaga kesehatan, serta tidak mendapat sosialisasi terkait dengan program jamkesmas mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna layanan kesehatan jamkesmas selain kendala ketidaktepatan pendistribusian kartu jamkesmas karena ketidakakuratan data masyarakat miskin.

The development advancement viewed from IPM development that reflected advancement in education, health and economic fields. In Indonesia social protection efforts for the poor with Jamkesmas existence from central level to regional level had been implemented. The efforts aimed to improve a health level as whole Indonesian development objectives, however there were still many poor people who were difficult to access a health service through a Jamkesmas due to Maluku Province, especially Central Maluku Regency its geographical location affected Jamkesmas accessibility and service quality. This research used a descriptive qualitative approach with a semistructured interview technique to obtain information from the poor Jamkesmas participants and also stakeholders on Jamksemas program health service. The evaluation was conducted by an observation and monitoring towards program enforcement based on Jamksemas program service user perception. The result of this research showed that Jamksesmas program health service generally had been implemented as what had been determined in the program design. This indicated that public health security programs envisioned by the government had played roles well. However, there was still obstacles i.e. the distance of health service, lack of health facilities and health officers, health officers unfriendly services and also they did not obtain socialization related to the Jamkesmas program that affected satisfaction level of Jamkesmas health service users and also obstacles of Jamkesmas Card distribution unsuitability due to the poor data inaccuracy.

Kata Kunci : Program Penanggulangan Kemiskinan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.