Laporkan Masalah

DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM KEBIJAKAN KESEHATAN JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) DI KABUPATEN BANGKA TENGAH

RITA AGUSTINA, Dr. Ambar Widaningrum, MA.

2013 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Tingginya kematian ibu di Kabupaten Bangka Tengah, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak tahun 2011 – 2012. Tingginya kematian ibu dikarenakan oleh kesulitan akses terhadap pelayanan kesehatan yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan. Selain akses jarak, akses biaya juga mempengaruhi sehingga masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa bila persalinan ditolong oleh bidan biayanya mahal. Hal tersebut diharapkan bisa dipenuhi dengan adanya Jampersal, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan ditempat layanan kesehatan diharapkan dapat menurunkan AKI dan AKB di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Bangka Tengah Khususnya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan dan obeservasi langsung dan wawancara terhadap informan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan-laporan, dokumentasi dan profil Dinas Kesehatan Bangka Tengah dan Rumah Sakit Umum Daerah Bangka Tengah yang berhubungan dengan Jaminan persalinan dan aspekaspeknya, kesehatan ibu dan bayi serta hal-hal yang berkaitan dengan Angka kematian Ibu di Kabupaten Bangka Tengah. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kematian ibu di Kabupaten Bangka Tengah antara lain dukungan pemerintahan daerah dalam memenuhi kesediaan dana untuk program KIA, SDM atau penolong persalinan dan sarana dan prasarana di Kabupaten Bangka Tengah sangat mempengaruhi kejadian kematian ibu di Kabupaten Bangka Tengah. Kurang tersedianya SDM yang berkualitas dan masih rendahnya peruntukan dana bagi kesehatan ibu dan anak serta belum terpenuhinya prasarana sebagai alat untuk menolong persalinan sehingga menyebabkan angka kejadian kematian ibu di Kabupaten Bangka Tengah masih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kepesertaan dalam jaminan persalinan bisa tercover seluruhnya bukan hanya dengan Jaminan Persalinan namun bisa dialihkan dengan jaminan kesehatan semesta, pada aspek pembiayaan dana yang masuk dari pusat selalu mengalami keterlambatan sehingga sedikit atau banyak berpengaruh terhadap pelayanan, pada aspek pelayanan masih kurangnya kesediaan tenaga dan kesediaan fasilitas dalam melaksanakan kebijakan dan memberikan pelayanan, pada aspek organisasi di Rumah Sakit Umum Daerah masih mengalami kekurangan tenaga dalam Tim sehingga berpengaruh dalam pelaksanaan Jampersal. Penelitian ini merekomendasikan agar adanya dukungan dari berbagai pihak dalam penerapan kebijakan ini, antara lain adalah keterlibatan berbagai pihak untuk mensosialisasikan suatu program, serta perlunya dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan suatu kebijakan sehingga dapat tercapai tujuan dari kebijakan tersebut. Dukungan terhadap penyediaan dana untuk melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, penyediaan SDM yang berkulitas dan penyediaan sarana dan prasarana dalam upaya percepatan penurunan AKI di Kabupaten Bangka Tengah.

Maternal mortality in Bangka Tengah regency, Bangka Belitung Island province was high since 2011-2012. The high maternal mortality rate was caused by limited access to health service that lead to low usage of health service. In addition to distance, cost also influenced the condition so people still perceived that delivery helped by midwife is expensive. Dealing with the condition by Jampersal, delivery aid by health personnel and done delivery in health service centre is expected to reduce mother mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) in Indonesia and Bangka Tengah regency in particular. This research used qualitative method. Data was obtained from primary and secondary data. Primary data was obtained by direct observation and interview on informant. Secondary data is obtained from report, documentation and profile of Health Office in Bangka Tengah and general hospital of Bangka Tengah related to maternity insurance and its aspect, mother and infant health and matter related to MMR in Bangka Tengah regency. Factors influencing maternal mortality in Bangka Tengah regency were support of logical government in providing fund for KIA program, human resource and infrastructure in Bangka Tengah regency that influence maternal mortality incident in Bangka Tengah regency. Less quality human resource and low fund intended for helping mother and infant and less infrastructure as instrument to aid delivery resulted in high mother mortality rate in Bangka Tengah regency. The result indicated that membership aspect in maternity insurance may be covered thoroughly not only for maternity insurance but entire health insurance. In financing aspect, fund coming from centre government always late so influence the service. In service aspect there is insufficient personnel and facility in doing policy and providing eservice. In organizational aspect, general hospital still underwent lack of personnel in the team that influence Jampersal implementation. This research recommend additional of support from various parties in applying the policy, such as involvement of various parties to disseminate a program and support and commitment from local government in doing a policy to achieve goal of the policy. The support of providing fund to do various program and activity to improve mother and infant health, supplying quality personal and supplying infrastructure and equipment in order to accelerate decrease in MMR in Bangka Tengah regency.

Kata Kunci : Kebijakan Kesehatan, Jampersal, Angka Kematian Ibu (AKI)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.