Laporkan Masalah

EVALUASI TINGKAT EFISIENSI PEMANFAATAN RUANG DI GEDUNG PUSAT UNIVERSITAS GADJAH MADA

Nunu Lutfi, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA.

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi pemanfaatan ruang kerja, kesesuaian sarana dan prasarana, serta utilisasi ruang sidang di Gedung Pusat UGM. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Pengembangan dan Perencanaan UGM serta Tata Usaha dan Rumah Tangga UGM. Metoda analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis desktiptif yang akan memaparkan dan menjelaskan fenomena-fenomena yang diteliti, melalui pendefinisian, sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap fenomena yang diteliti akan menjadi lebih jelas dan terarah untuk mengetahui pengelolaan aset berupa ruangan kerja, fasilitas kantor dan ruang sidang di gedung Pusat UGM. Hasil penelitian ditemukan kondisi penggunaan ruang yang masih belum optimal ataupun overload. Hal ini terjadi dikarenakan belum adanya standar pemanfaatan ruangan dan perbedaan persepsi dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan ruang antarunit yang ada di gedung pusat UGM sehingga muncul kesan yang memperlihatkan penggunaaan ruang yang mengabaikan efisiensi dan optimalisasi. Dari aspek sarana dan prasarana, secara umum semua ruangan telah memenuhi standar yang ditentukan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah. Dari aspek utilisasi penggunaan ruang sidang, berdasarkan frekuensi dapat diambil kesimpulan telah baik karena tingkat utilisasi total mencapai 69,06 persen Adapun tingkat utilisasi secara berurutan adalah Ruang Sidang SA (106,7 persen), Ruang Sidang LPPM (99,17 persen), Ruang Sidang I (91,6 persen), Ruang Multimedia (82,5 persen), Ruang Sidang DPPA (59,17 persen), Ruang sidang WMA (49,17 persen), Balai Senat (33,3 persen) dan terakhir Ruang Serbaguna DPPA (30,83 persen).

This study aimed to evaluate the efficiency of work space utilization, work facilities, as well as in the assembly room utilization of Universitas Gadjah Mada head office. This study uses secondary data obtained from the Universitas Gadjah Mada Directorate of Development and Planning Administration and Household Administration. This study used a descriptive analysis to describe and explain the data on study phenomenon’s to assess and analyze the assets management of as spaces, office facilities and assembly room in the Universitas Gadjah Mada head office. The research found that the work space utilization are not optimal or even overload. This happens because there is no work space’s utilization standard and perception differences in the management and the utilization of the existing work space between the units in the head office of Universitas Gadjah Mada so that there is impression of ignorance the efficiency and optimization of work space. From the aspect of infrastructure, in general all the room meets the standards prescribed by the Minister of Home Affairs Regulation No. 7 of 2006 on Standards for Local Government facilities. Meanwhile, on the utilization frequency of the assembly room has been stated good since the total utilization rate reached 69,06 percent respectively, Ruang Sidang SA (106,7 percent), Ruang Sidang LPPM (99,17 percent), Ruang Sidang I (91,6 percent), Ruang Multimedia (82,5 percent), Ruang Sidang DPPA (59,17 percent), Ruang sidang WMA (49,17 percent), Balai Senat (33,3 percent) and Ruang Serbaguna DPPA (30,83 percent).

Kata Kunci : Efisiensi pemanfaatan ruang kerja, sarana dan prasarana kerja, utilisasi ruang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.