ANALISIS KOMPETENSI MANAJERIAL, KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU SMK MUHAMMADIYAH WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Simon Gasang, Dr. Agus Setiawan, M.Soc.sc., CMA.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan rata-rata persepsi guru berdasarkan masa kerja, tingkat pendidikan, dan sertifikasi pendidik terhadap kompetensi manajerial, kompetensi supervisi kepala sekolah dan kinerja guru. Populasi dalam penelitian adalah guru-guru SMK Muhammadiyah Sekabupaten Gunungkidul DIY. Sampel yang diambil adalah seluruh guru pada SMK Muhammadiyah Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Teknik pengambilan sampelnya adalah non probabilities dengan metode convenience sampling. Data yang digunakan adalah data primer menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji beda rata-rata. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan kompetensi manajerial kepala sekolah pada setiap dimensi. Perbedaan itu antara lain antara dimensi keterampilan konseptual dan dimensi ketrampilan teknis dan antara dimensi keterampilan konseptual dan dimensi keterampilan interpersonal. Rata-rata yang paling tinggi pada dimensi keterampilan konseptual sedangkan yang paling rendah pada dimensi keterampilan teknis. Berdasarkan masa kerja guru, juga terjadi perbedaan rata-rata yang signifikan yaitu antara guru yang bermasa kerja 0 – 5 tahun dan guru yang bermasa kerja 6 – 10 tahun. Guru yang bermasa kerja 0 – 5 tahun mempersepsikan kompetensi manajerial kepala sekolah lebih tinggi dibandingkan dengan guru yang masa kerjanya 6 – 10 tahun. Sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan dan sertifikasi pendidik terdapat perbedaan rata-rata yang tidak signifikan. Terdapat perbedaan rata-rata yang tidak signifikan kompetensi supervisi kepala sekolah dalam setiap dimensi. Berdasarkan masa kerja dan tingkat pendidikan guru terdapat perbedaan rata-rata yang tidak signifikan persepsi guru terhadap kompetensi supervisi kepala sekolah. Sedangkan berdasarkan sertifikasi pendidik terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan. Guru yang sudah disertifikasi mempersepsikan kompetensi supervisi kepala sekolah lebih tinggi dibandingkan dengan yang belum disertifikasi. Terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan kinerja guru pada setiap dimensi. Perbedaan itu antara lain antara dimensi perencanaan dan persiapan dan dimensi pengelolaan kelas, antara dimensi perencanaan dan persiapan dan dimensi tanggung jawab profesional, antara dimensi pengelolaan kelas dan dimensi pengajaran, dan antara dimensi tanggung jawab dan dimensi pengajaran. Rata-rata yang paling tinggi adalah pada dimensi perencanaan dan persiapan, dan yang paling rendah adalah pada dimensi pengelolaan kelas. Sedangkan berdasarkan masa kerja, tingkat pendidikan dan sertifikasi pendidik terdapat perbedaan ratarata yang tidak signifikan persepsi guru terhadap kinerja guru.
The purpose of this study was to analyze differences in mean perceptions of teachers based on years of service, level of education, and certification of educators on managerial competence, supervising competence of principal and teacher performance. The population is teachers in SMK Muhammadiyah Gunungkidul Yogyakarta. Samples taken are all teachers at SMK Muhammadiyah Wonosari Gunungkidul. Sample collection technique is nonprobability by convenience sampling method. The data used are primary data using questionnaires. Analysis tools used are descriptive statistics and mean difference test. The analysis showed that there were significant differences in the average teacher's perception of managerial competence of principal in each dimension. The highest average is conceptual skills while the lowest is technical skills. Based on the working lives of teachers, the average difference is significant between teachers service years of 0-5 years and the teachers who work for 6-10 years. 0-5 years working years of managerial competencies of principal is perceived higher than 6-10 working years. While based on level of education and certification of educators have insignificant differences. There are differences in the average that are not significant to the teachers' perception of supervising competence of principal in every dimension. Based on years of service and level of education, mean differences were not significant. While there are significant differences in educator certification based on average. Certified teachers who supervise are perceived to have higher competence than those who are not certified. There is a mean difference significant at every dimension of teacher performance. The highest average is the dimension of planning and preparation, and the lowest is the dimension of classroom management. While based on years of service, level of education and certification of educators have insignificant differences to the teachers' perceptions of teacher performance.
Kata Kunci : kompetensi manajerial, kompetensi supervisi kepala sekolah dan kinerja guru