Laporkan Masalah

ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH RESTRUKTURISASI

Mohammad Teguh Perkasa, Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Alasan utama bagi banyak akuisisi atau penggabungan usaha adalah menciptakan sinergi, baik keuangan ataupun operasi, yaitu yang memberikan nilai tambah kepada perusahaan gabungan. Menurut teori, sebuah bisnis gabungan harus memberikan pendapatan yang lebih tinggi dan / atau biaya operasional yang lebih rendah (satu ditambah satu adalah lebih dari dua). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari strategi restrukturisasi yang dilakukan oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama tbk dan perusahaanperusahaan lainnya yang merupakan anak usaha dari PT Pembangunan Jaya terhadap kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu: NPM (net profit margin), ROA(return on assets), ROE(return on equity),DER(debt to equity ratio), DR (debt ratio), TATO(Total Asset Turnover) dan CR (current ratio). Restrukturisasi perusahaan yaitu akuisisi internal merupakan pengambilalihan (take over) sebagian atau keseluruhan saham perusahaan lain sehingga perusahaan pengakuisisi mempunyai hak kontrol atas perusahaan target, dimana PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama tbk. mengambil alih saham dari perusahaan grup PT Pembangunan Jaya yang lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini, merupakan data keuangan baik data dari PT Jaya Konstruksi dan perusahaan anak satu tahun sampai dengan empat tahun sebelum restrukturisasi yaitu tahun 2003-2006, dan setelah restrukturisasi menjadi satu perusahaan yaitu data tahun 2008-2011. Metoda analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis 1 sampai 7 (perhitungan rasio-rasio keuangan), uji beda Wilcoxon Sign Test, dan uji Manova. Hasil pengujian secara parsial (Wilcoxon Sign Test) menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan untuk rasio keuangan NPM, ROA, ROE, DR, TATO dan CR untuk pengujian 1 tahun sebelum dan 1 tahun setelah restrukturisasi hingga 4 tahun sebelum dan 4 tahun setelah restrukturisasi. Begitupun hasil dari test Manova menunjukan bahwa pengujian secara serentak terhadap semua rasio keuangan tidak berbeda secara signifikan.

The main reason for many of the acquisition or merger is to create synergy, either financial or operating, that could add more value to the combined company. In theory, a business combination should provide higher revenues and / or lower operating costs (one plus one is more than two). This study aimed to analyze the effect of restructuring strategies undertaken by PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama tbk. and other companies which is a subsidiary of PT Pembangunan Jaya to company performance. Company's performance is measured by using financial ratios are: NPM (net profit margin), ROA (return on assets), ROE (return on equity), DER (debt to equity ratio), DR (debt ratio), TATO (Total Asset turnover) and CR (current ratio). Company restructuring is takeover some or all shares of other companies so that the acquirer has the right of control over the target company, in this case where PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama tbk. took over the shares of the other companies which is still in group of PT Pembangunan Jaya. The data used in this study, are financial data good data from PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama and subsidiaries of the year up to four years before the restructuring of the years 2003-2006, and after the restructuring of the company that the data in 2008-2011. Methods of data analysis used to answer the hypotheses 1 to 7 (calculation of financial ratios), different test Wilcoxon Sign Test, and Manova test. Results of partial test (Wilcoxon Sign test) showed no significant difference to the financial ratios NPM, ROA, ROE, DR, and CR TATO for testing 1 year before and 1 year after the restructuring up to 4 years before and 4 years after the restructuring. Likewise, the results of the Manova test showed that the simultaneous testing of all financial ratios are not significantly different.

Kata Kunci : Restrukturisasi, Akuisisi, Kinerja Keuangan, Wilcoxon signed Ranks test, dan Manova


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.