PENERIMAAN PENGINTEGRASIAN TIK DALAM PEMBELAJARAN OLEH GURU BAHASA INGGRIS SMP NEGERI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DENGAN MENERAPKAN MODEL UTAUT
Kandung Supriyono, Dr. Sony Warsono, MAFIS., Ak.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang pendidikan merupakan suatu keharusan. Bahkan dalam rancangan kurikulum 2013, disebutkan bahwa TIK menjadi sarana pembelajaran dan diintegrasikan pada semua mata pelajaran. Hal ini sejalan dengan kebijakan UNESCO yang sejak tahun 2004 telah merancang dan mengembangkan kurikulum berbasis TIK terintegrasi untuk matapelajaran science, matematika dan bahasa. Hal ini didasari atas simpulan hasil program ICT in Schools and SchoolNet Project in ASEAN Setting, bahwa penggunaan TIK di sekolah secara terintegrasi, berkontribusi dalam perbaikan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat penerimaan pengintegrasian TIK dalam pembelajaran oleh guru bahasa Inggris SMP Negeri di kabupaten Gunungkidul. Model yang digunakan adalah Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang disederhanakan. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS versi 2.0 M3 Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan guru bahasa Inggris terhadap pengintegrasian TIK dalam pembelajaran berada pada tingkat yang cukup tinggi. Adapun faktorfaktor yang mempengaruhi niat guru untuk mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran adalah Ekspektansi kinerja (performance expectancy), Ekspektansi usaha (effort expectancy), dan pengaruh sosial (social influence). Faktorfaktor yang memengaruhi pengintegrasian TIK yang senyatanya adalah kondisi pemfasilitasi (facilitating conditions) yang mampu menjelaskan varian hingga 62,71%. Sedangkan faktor niat keperilakuan (behavioral intention) tidak cukup signifikan memengaruhi pengintegrasian TIK yang senyatanya karena hanya mampu menjelaskan varian sebesar 16,25% saja.
The use of Information and Communication Technology (ICT) in education is a must. Even the design of the curriculum in 2013, noted that ICT becomes a learning tool and must be integrated into all subjects. This is in line with the UNESCO policy since 2004 has been designing and developing an integrated ICTbased curriculum especially for science, math and language course. This based on the success of the ICT in Schools and SchoolNet Project in ASEAN Setting. It is said that the use of ICT in schools in an integrated way, contributes to the improvement of the quality of learning. This study aims to measure the level of acceptance of the integration of ICT in learning by junior high school English teacher in Gunungkidul. The model used is the simplified of the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). The data were collected by questionnaire, and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the help of SmartPLS version 2.0 M3 software. The results indicated that the level of acceptance of English teachers to integrate ICT in learning is at a high level. The factors that affect teachers' intention to integrate ICT in learning is performance expectations, effort expectancy, and social influences. The factors that affect the real integration of ICT is facilitating conditions which explain the variance up to 62.71%. Whereas behavioral intentions is not significant because it is only able to explain the variance of 16.25%.
Kata Kunci : pengintegrasian, pembelajaran, TIK, UTAUT