PERSEPSI GURU TERHADAP MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI (SMKN) 2 KUPANG MENURUT KERANGKA SERVANT LEADERSHIP
Jevri Yohanes Cornelis Bolla, Bayu Sutikno, MSM., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persepsi guru terhadap model kepemimpinan kepala sekolah dilihat dari kerangka kepemimpinan pelayan Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan Sampel dalam penelitian ini adalah guru SMK Negeri 2 Kupang di Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah kuisioner dengan merujuk pada model kepemimpinan pelayan lima dimensi hasil penelitian Barbuto dan Wheeler (2006) dan tiga kerangka kerja konseptual untuk mengukur kepemimpinan pelayan yang diajukan oleh Wong dan Page (2003) dan ditambah dengan aspek demografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala SMK Negeri 2 Kupang dilihat dari kerangka kepemimpinan pelayan di kategorikan tinggi. Semua dimensi yaitu emotional healing, wisdom, persuasive mapping, organizational stewardship, vision service dan Humality dipersepsikan tinggi dengan kumulatif rata-rata adalah 106,89 atau 76,35%.Dari enam aspek demografi yang digunakan dalam menilai delapan dimensi kepemimpinan pelayan dalam penelitian ini, ternyata hanya dua aspek yaitu,status sertifikasi dan tingkat pendidikan terakhir yang berbeda signifikan sedangkan empat aspek lainnya yaitu status kepegawaian, jenis kelamin, usia ,dan aspek masa kerja tidak perbedaan signifikan
The purpose of this study was to identify the perceptions of teachers to be the principal leadership model of servant leadership framework of this research is descriptive quantitative method and sample in this study is the teacher of SMK Negeri 2 Kupang Kupang in East Nusa Tenggara Province. The research instrument used to collect the data of this study is distributing questionnaires to SMKN 2 Kupang teachers . Servant leadership model used in this study is based on the five dimensions of research results by Barbuto and Wheeler (2006) and the conceptual framework for measuring servant leadership proposed by Wong and Page (2003) and equipped with demographic questions. Leadership of SMK Negeri 2 Kupang viewed from the framework of servant leadership in categorized as high All dimensions of emotional healing, wisdom, persuasive mapping, organizational stewardship, service vision and humility are perceived as high in cumulative average of 106.89 or 76.35%.Six demographic aspects used in assessing eight dimensions of servant leadership in this study, only two aspects, namely, certification status and education level were significant while the other four aspects, namely employment status, gender, certification, and aspects of the working period has no significant effect.
Kata Kunci : Kepemimpinan pelayan