PENGUJIAN HOLIDAY EFFECT DI BURSA EFEK INDONESIA TELAAH KHUSUS HARI-HARI LIBUR KEAGAMAAN
Fitriyanto, Prof. Dr. Marwan Asri., MBA., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan yang bisa diperjualbelikan, baik instrumen keuangan yang bersifat utang seperti obligasi, instrumen keuangan yang bersifat ekuitas seperti saham, reksadana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar modal juga merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah) sekaligus sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya. Bursa Efek Indonesia (BEI) yang merupakan hasil penggabungan dari dua bursa efek yakni Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya telah menjadi sarana bertemunya para investor maupun para emiten di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang dialami Indonesia, Bursa Efek Indonesia juga mengalami pertumbuhan yang signifikan baik dalam volume maupun frekuensi transaksinya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai barometer harga-harga saham di BEI pun mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan IHSG memberikan kesempatan bagi investor untuk memperoleh keuntungan (return) berupa capital gain. Upaya investor dalam memperoleh keuntungan dari capital gain dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan melakukan analisis teknikal dengan memperhatikan pola-pola pergerakan IHSG yang pernah terjadi dan memberikan abnormal return. Penelitian ini mencoba untuk menganalisis pola pergerakan IHSG pada periode seputar hari libur keagamaan (holiday effect). Atas analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan terdapat holiday effect pada periode setelah libur Idul Fitri dan Natal selama periode pengamatan tahun 2008-2012 serta terdapat peningkatan abnormal return pada periode hari T+4 dan T+5 setelah hari-hari libur keagamaan yang diteliti. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi investor untuk memperoleh keuntungan.
Capital Market is a market for tradable financial instruments, consists of debt-financial instruments type such as obligations or equity-financial instruments type such as stock, mutual fund, derivative or other instruments. Capital market act as a source of fund for company or other institutions (such as governments) and also as an investment source. Therefore, capital market provide various facilitations and infrastructure for trading activities and other related activities. Indonesia Stock Exchange is the merger of two stock exchange: Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange, that become the meeting facilities between investors and emitens in Indonesia. Along with the growth of Indonesia economic development, Indonesia Stock Exchange also showed significant growth in volume and in transaction frequency. Composite Stock Exchange (IHSG) which acts as a barometer for stock price in Indonesia Stock Exchange, also experience significant growth. IHSG growth also gives an opportunity for investors to gain return in form of capital gain. Investor's effort to gain return from capital gain can be done in various ways, one of them is with technical analysis by observing patterns of past IHSG movement that brings abnormal return. This study try to analyze patterns of IHSG movements in period around religious holidays (holiday effect). The result of this analysis concludes that holiday effect happened in periods after Idul Fitri holiday, during period of observations in 2008 - 2012, and also there is a tendency of incease average daily transactions after Idul Fitri and Chrismast holiday and there is a tendency of increase of abnormal return in period T+4 and T+5 after the religious holidays. This result gives opportunity for investors to gain profit.
Kata Kunci : holiday effect, Bursa Efek Indonesia, Abnormal Return