PERSEPSI KARYAWAN TENTANG PELATIHAN INHOUSE REGULER DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL STUDI KASUS DI PT BANK X (PERSERO) TBK.
Eva Afifah, Dra. Supra Wimbarti, MSc., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini dilakukan di PT Bank X (Persero) Tbk. salah bank BUMN dengan lebih dari 26.000 pegawai yang tersebar di lebih 1.500 kantor cabang dalam negeri dan 5 kantor cabang luar negeri termasuk perwakilannya serta didukung oleh anak perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal, perbankan syariah, asuransi jiwa dan bank dengan fokus di segmen mikro dan pembiayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi tentang pelatihan inhouse reguler dengan komitmen karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan teknik survei. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen perusahaan dan studi pustaka. Jumlah responden dalam penelitian ini 395 orang karyawan perusahaan yang terdiri dari pegawai pimpinan dan pegawai pelaksana dari seluruh kantor wilayah (12 wilayah) di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan norma non probability sampling. Untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan terikat dilakukan analisis regresi sederhana. Pengolahan data menggunakan uji statistik yang sudah disediakan oleh program SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis atas data yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara persepsi karyawan tentang pelatihan dengan ketiga komponen komitmen organisasi. Nilai koefisien korelasi (R) = 0,677, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara variable Persepsi tentang Pelatihan (X) dengan Komitmen Afektif (Y1). Nilai koefisien korelasi (R) = 0,764, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara variable Persepsi tentang Pelatihan (X) dengan Komitmen Kontinuan (Y2). Nilai koefisien korelasi (R) = 0,819, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara variable Persepsi tentang Pelatihan (X) dengan Komitmen Normatif (Y3). Analisis tambahan yang menguji hubungan antara faktor-faktor demografi yang terdiri dari jenis kelamin, status perkawinan, status kepegawaian, unit kerja, jabatan, pendidikan terakhir, usia dan masa kerja dengan ketiga komponen komitmen organisasional menunjukkan bahwa tidak memiliki hubungan yang signifikan. Dengan adanya korelasi yang positif dan signifikan antara persepsi tentang pelatihan dengan seluruh komitmen organisasional, sebaiknya PT Bank X (Persero) Tbk dapat lebih memfokuskan dalam memberikan pelatihan kepada karyawan dengan tujuan peningkatkan komitmen organisasi.
The research was conducted at PT Bank X (Persero) Tbk, one stateowned bank with over 26.000 employees spread over 1,500 domestic branches and 5 overseas branches including its representatives and supported by subsidiary engaged in capital markets, Islamic banking, life insurance and bank with a focus on micro and consumer finance segments. This study aims to determine whether there is a relationship between the perception of regular inhouse training with employee commitment to the organization. The research was conducted by the method of observation and survey techniques. The data used in the form of primary data and secondary data. Primary data were obtained through questionnaires, while secondary data obtained from the study of company documents and literature. The number of respondents in this study is 395 employees consisting of senior management and staff from around the region office (12 regions) throughout Indonesia. The sampling technique used in this study is based on the norm of non probability sampling. To examine the relationship between the independent and dependent variables used simple regression analysis. Processing data using statistical tests that have been provided by the SPSS version 16.0 for Windows. The analysis of the data obtained shows that there is a very close relationship between employee perceptions of training with the three components of organizational commitment. Value of the correlation coefficient (R) = 0.677, showing that there is a very close relationship between the variables Perceptions of Training (X) with Affective Commitment (Y1). Value of the correlation coefficient (R) = 0.764, showing that there is a very close relationship between the variables Perceptions of Training (X) with a commitment continuance (Y2). Value of the correlation coefficient (R) = 0.819, showing that there is a very close relationship between the variables Perceptions of Training (X) with Normative Commitment (Y3). Additional analyzes that examine the relationship between demographic factors consisting of gender, marital status, employment status, work unit, job title, education level, age and years of service with the three components of organizational commitment shows that do not have a significant relationship. With a positive and significant correlation between perceptions of training with the rest of organizational commitment, should PT Bank X (Persero) Tbk be more focused in providing training to employees with the aim of enhancing organizational commitment.
Kata Kunci : pelatihan, komitmen organisasi, komitmen afektif, komitmen kontinuan, komitmen normative