PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN GURU DALAM KASUS DILEMA ETIS
Arifin, Dr. Mahfud Sholihin, Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian empiris mengenai proses pengambilan keputusan guru dalam kasus dilema etis belum banyak dilakukan. Para peneliti lebih tertarik meneliti aspek-aspek lain dari peran guru misalnya tentang aspek motivasi, kompetensi, metodologi pembelajaran, dan kinerja guru secara umum. Padahal, sebagai pemimpin pendidikan, guru sering dihadapkan pada kasus-kasus dilema etis yang menuntutnya untuk mampu mengambil keputusan terbaik bagi peserta didik. Setiap keputusan yang diambil guru dalam merespon kasus dilema etis akan membawa dampak besar bagi perkembangan dan masa depan peserta didik. Oleh karena itu penelitian ini perlu dilakukan untuk mengisi celah penelitian yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi paradigma etika yang digunakan guru dalam mengambil keputusan, 2) mengidentifikasi sumber pertimbangan guru dalam pengambilan keputusan, dan 3) menganalisis langkahlangkah yang dilakukan guru dalam proses pengambilan keputusan ketika menghadapi kasus dilema etis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan bentuk skenario hipotetis. Responden penelitian ini adalah 58 guru SMK Muhammadiyah Wonosari kabupaten Gunungkidul. Data penelitian dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, paradigma etika yang digunakan mayoritas guru SMK Muhammadiyah Wonosari dalam mengambil keputusan ketika menghadapi kasus dilema etis ringan adalah etika kepedulian, sedangkan untuk kasus dilema etis yang dianggap berat mereka menggunakan paradigma etika keadilan. Kedua, sumber pertimbangan yang sering digunakan guru dalam mengambil keputusan adalah kepala sekolah, guru BK, orangtua siswa, aturan sekolah, dan wakil kepala sekolah. Ketiga, langkah-langkah yang digunakan guru dalam mengambil keputusan masih terbatas pada langkah memahami kasus, melakukan konsultasi, dan mengambil keputusan, tanpa ada langkah implementasi keputusan secara rinci.
Empirical research on teachers’ decision-making process in the case of ethical dilemmas is rare. Researchers were more interested in examining other aspects of the role of teachers on aspects such as motivation, competence, learning methodologies, and performance of teachers in general. In fact, as educational leaders, teachers are often faced with ethical dilemmas cases that require them to be able to take the best decisions for students. Any decision taken by the teacher in response to an ethical dilemma cases will bring a huge impact to the development and future learners. Therefore this research needs to be done to fill the existing research gap. This study aims to 1) identify the ethical paradigm used by teachers in decision-making, 2) identify the sources of teacher judgment in decision-making, and 3) analyze the steps that teachers take in the decision-making process when faced with an ethical dilemma cases. This type of research is a descriptive study using a questionnaire method of data collection in the form of a hypothetical scenario. Respondents of this study were 58 teachers of SMK Muhammadiyah Wonosari Gunungkidul. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. Based on the data analysis and discussion, it can be summarized as follows: First, ethical paradigm that is used by the majority of teachers of SMK Muhammadiyah Wonosari in making decisions when faced with ethical dilemmas mild cases is an ethic of care, whereas in the case of heavy ethical dilemmas cases, they used ethical paradigm of justice. Second, the source of the consideration that is often used by teachers in decision-making is the principal, counselor teachers, parents, school rules, and the vice principal. Third, the steps used by teachers in decision-making is still limited to the step to understand the case, consult, and make a decision, without making detailed implementation steps.
Kata Kunci : Proses pengambilan keputusan, kasus dilema etis