Laporkan Masalah

PENGGUNAAN RATIO CASH FLOW SEBAGAI ALAT PENDETEKSI TINGKAT KEGAGALAN PERUSAHAAN

Yulianto Rindingpadang, Dr. Khomsiyah M.Si.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan yang merupakan salah satu sumber informasi mengenai posisi keuangan perusahaan, kinerja serta perubahan posisi keuangan perusahaan yang sangat berguna sebagai pengambilan keputusan yang tepat. Agar informasi yang tersaji menjadi lebih bermanfaat dalam pengambilan keputusan, data keuangan harus dikonversikan terlebih dahulu manjadi suatu informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan yang ekonomis. Salah satu informasi yang dipergunakan untuk mengambil keputusan investasi yang tepat adalah laporan arus kas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis rasio arus kas dalam memprediksi kegagalan suatu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan cara analisa rasio cash flow setiap perusahaan sebelum periode delisting. Data yang dipergunakan merupakan data yang diambil dari Bursa Efek Indonesia sebanyak 20 perusahaan yang terdaftar selama periode 2004 – 2007. Metode regresi logistik digunakan untuk mendapatkan empat rasio arus kas yang dapat memprediksi kebangkrutan yaitu rasio komponen sumber kas, rasio kas dari operasional, rasio kebijakan pembiayaan serta rasio dari kas operasional.

Financial statements published by the company, which is one source of information regarding the company's financial position, performance and changes in financial position of the company is very handy in making the right decision. So the information presented is more helpful in decision-making, financial data must be converted first so the information can be useful in making economic decisions. One of the information used to make appropriate investment decisions is a cash flow statement. The purpose of research is to analyze the cash flow ratio in predicting the failure of a company listed on the Indonesia Stock Exchange by way of analysis of each company's ratio of cash flow before delisting period. The data used is the data taken from the listed companies in Indonesia Stock Exchange as much as 20 during the period 2004 to 2007. Logistic regression method is used to obtain four cash flow ratios to predict bankruptcy that is the ratio of the components of cash sources, the ratio of cash from operations, finance policies ratio and the ratio of operating cash.

Kata Kunci : arus kas, rasio arus kas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.