Potensi Perbandingan Kinerja Thermoelectric Generator Tipe 126 - 40A dan 127 - 40A Pada Kompor Rinai RI - 511A dan RI - 300HP
ALFIAN AZIZ SAHADEWA, Sugiyanto., ST., M.Eng.
2013 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESINBanyak pedagang kaki lima yang masih banyak memilih menggunakan kompor kayu/anglo untuk memasak. Hal tersebut dikarenakan lebih hemat da citarasa masakan lebih enak. Namun kondisi emisi yang bersifat racun yang dihasilkan karena pembakaran tidak sempurna sama sekali tidak diperhatikan oleh pedagang bahkan oleh para pembeli. Kondisi diperparah karena para pedagang yang berjualan di malam hari dibebani juga dengan penerangan listrik. Sebagai jalan pintas banyak pedagang yang menggunakan listrik secara illegal langsung dari aliran distribusi PLN. Disamping merugikan PLN, kondisi ini juga mengancam keselamaan, dikarenakan penggunaan listrik illegal tidak memenuhi keamanan baku. Hal ini yang mendasari kami untuk membuat konsep energy alternatife yang memanfaatkan panas dari komporgas dijadikan energi listrik dengan menggunakan Thermoelectric Generator (TEG). Konsep Thermoelectric Generator yang memanfaatkan panas dari kompor gas dijadikan energy listrik denngan menggunakan Thermoelecric Generator (TEG) sebagai peralatan pengkonversi sumber energi dari panas kompor gas. dan Dari pengujian analisa data, Thermoelectric Generator yang terbaik pada kondisi D (menggunakan panic), aktualnya kalor yang dihasilkan kompor akan tertahan oleh panic dan membuat panas kalor tidak terbuang. Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan TEG 126-40 lebih efisien dan lebih baik dalam menghasilkan arus dan tegangan.
Many street vendors are still many choose to use a wood burner / brazier for cooking. That is because more efficient da taste more delicious dishes. However, the conditions that are toxic emissions produced as incomplete combustion at all unnoticed by traders even by the buyer. Conditions worsened as traders who sell at night are also burdened with electric lighting. As a shortcut many traders who use the electricity directly from the flow of illegal distribution of PLN. Besides harming PLN, is also threatening condition keselamaan, due to illegal electricity usage does not meet the safety standard. This is the underlying concept of energy we to make alternatives which utilize heat from komporgas used as electrical energy by using a Thermoelectric Generator (TEG). Thermoelectric Generator concept that utilizes the heat from the gas burner electric energy used denngan using Thermoelecric Generator (TEG) as the equipment of heat energy converter gas stove. Of testing and data analysis, Thermoelectric Generator is the best on the condition D (using the panic), actual stove heat generated will be captured by the panics and makes the hot heat is not wasted. From these tests we can conclude 126-40 TEG is more efficient and better at producing currents and voltages.
Kata Kunci : Thermoelectric Generator Tipe 126 - 40A dan 127 - 40A , Kompor Rinai RI - 511A dan RI - 300HP