PENGARUH MEDIA TABUR dan UKURAN BIJI Swietenia macrophylla (MAHONI)TERHADAP PERSEN KECAMBAH dan PERTUMBUHANSEMAI
HARTANTO PRASETIAWAN, Ir. Suginingsih, MP.
2013 | Tugas Akhir | D3 KEHUTANANPerkecambahan merupakan tahap awal dari pembuatan bibit di persemaian. Suatu perkecambahan dapat dikatakan berhasil jika persen kecambahnya tinggi dan pertumbuhan semainya baik. Salah satu faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi keberhasilan dalam perkecambahan adalah jenis media tabur dan ukuran biji yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui media tabur dan ukuran biji yang paling tepat untuk perkecambahan dan pertumbuhan semai mahoni. Penelitian ini menggunakan biji mahoni yang dikelompokan berdasarkan ukuranfisik biji menjadi 3 ukuran yaitu biji berukuran besar, biji berukuran sedang dan biji berukuran kecil, kemudian masing – masing ukuran biji di kecambahkan pada 2 media tabur yaitu media pasir dan media tanah. Parameter yang diukur adalah jumlah biji yang berkecambah setiap 2 hari sekali sampai umur 1 bulan dan rata – rata tinggi semai pada umur 1 bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa media tabur pasir menghasilkan persen kecambah yang lebih tinggi dibandingkan media tabur tanah yaitu sebesar 82% ,dan media tabur pasir menghasilkan pertumbuhan tinggi semai yang lebih tinggi dibandingkan media tabur tanah yaitu 16,04 cm. Ukuran biji yang paling baik adalah biji berukuran besar karena menghasilkan persen kecambah tertinggi yaitu 86%, biji besar juga menghasilkan pertumbuhan tinggi semai yang paling tinggi yaitu 16,29 cm.
-
Kata Kunci : Media tabur, Ukuran biji, Persen kecambah, Pertumbuhan semai, Swietenia macrophylla (Mahoni).