Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN VINASSE DAN SUMBER NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL WIJEN (Sesamum indicum L.) DI TANAH PASIR

REAN AFINA, Ir. Sri Muhartini, MS.

2013 | Skripsi | AGRONOMI

Wijen merupakan tanaman semusim yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Peningkatan produksi wijen dapat dilakukan dengan penanaman wijen di lahan pasir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vinasse dan sumber nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil wijen di tanah pasir. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga September 2012 di Karangnongko, Maguwoharjo, Sleman dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pemberian vinasse yang terdiri atas lima aras, yaitu tanpa pemberian vinasse, vinasse 25.000 l/ha, vinasse 50.000 l/ha, vinasse 75.000 l/ha, dan vinasse 100.000 l/ha. Faktor kedua adalah jenis pupuk yang terdiri atas tiga aras, yaitu tanpa penambahan pupuk, pupuk organik, dan pupuk anorganik. Pemberian vinasse dalam dosis tinggi pada tanah pasir pantai dapat meningkatkan volume akar, tinggi tanaman, dan bobot kering total tanaman. Pemberian pupuk organik kandang sapi pada tanah pasir pantai dapat meningkatkan kadar lengas tanah, kandungan nitrogen total tanah, volume akar, luas daun, jumlah daun, tinggi tanaman, bobot kering total tanaman, jumlah polong wijen, panjang polong wijen, dan daya hasil tanaman wijen. Kombinasi pemberian vinasse dengan pupuk kandang sapi dapat meningkatkan volume akar, luas daun, bobot kering total tanaman, dan kandungan minyak. Vinasse dan pupuk kandang sapi dapat berperan sebagai sumber nitrogen bagi tanaman di tanah pasir pantai.

Sesame is dry land crop which has a high economic value in Indonesia. Planting sesame at sandy coastal land is an effort to increase sesame production. This research was aimed to study the effect of vinasse and nitrogen sources application on sandy soil to sesame growth and yield. The research has been done from May until September 2012 at Karangnongko, Maguwoharjo, Sleman. Treatments consisted of two factors arranged in completely randomized design. The first factor was vinasse dosage which consisted of five level, 0 l/ha, 25.000 l/ha, 50.000 l/ha, 75.000 l/ha, and 100.000 l/ha. The second factor was nitrogen sources ie, organic fertilizer, inorganic fertilizer, and without fertilizer. High dosage of vinasse which is 75.000 l/ha and 100.000 l/ha improved roots volume, plant height, and total dry weight. Cow dung application improved soil moisture levels, total soil nitrogen, roots volume, leaf area, number of leaf, plant height, total dry weight, number of pod, pod length, and yield. Combination vinasse and cow dung application improved soil moisture levels, leaf area, total dry weight, and oil seed content. Vinasse and cow dung could be used as organic nitrogen sources for sandy soil.

Kata Kunci : wijen, vinasse, sumber nitrogen, tanah pasir


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.