KONTRIBUSI SURAT KABAR LOKAL DIY DALAM PENYEBARAN INFORMASI INOVASI PERTANIAN
MESALIA KRISKA, Ir. Harsoyo, M.Ext. Ed.
2013 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN: (1) Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyajian berita pertanian yang memuat informasi mengenai inovasi dalam bidang pertanian dan (2) melakukan perbandingan isi/content yang berkaitan dengan informasi inovasi pertanian. Sehingga dengan mengetahui keduanya, dapat memberikan preferensi kepada pembaca mengenai surat kabar lokal apa yang mampu memberikan informasi inovasi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan mereka di DIY dan sekitarnya, yaitu SKH (Surat Kabar Harian) Kedaulatan Rakyat, SKH Berita Penelitian ini mengambil sampel di 4 surat kabar lokal Nasional (BERNAS), SKH Radar Jogja, dan SKH Tribun Jogja. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif, mengkombinasikan teknik analisis isi dan analisis wacana model van Dijk. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif, yaitu surat kabar periode Januari-April 2013, dengan 4 sampel tiap bulannya untuk masing-masing surat kabar. Untuk analisis wacana diambil topik besar mengenai berita „kenaikan harga bawang putih‟. Dalam menguji hipotesis digunakan uji One-Way Analysis of Variance. Penyajian berita inovasi dibedakan menjadi 4, yaitu inovasi teknologi, kebijakan pertanian, kelembagaan, dan inovasi pemasaran. enelitian menunjukkan urutan penyajian inovasi dari yang berkontribusi besar yaitu SKH Kedaulatan Rakyat, SKH BERNAS, SKH Tribun Hasil p Jogja, dan SKH Radar Jogja, dengan penyajian lebih banyak berita non-inovasi, dan dominansi berita lokal dari pemerintah. Cakupan materi paling banyak yaitu inovasi teknologi. Analisis wacana kenaikan harga bawang putih hanya dilakukan di 3 surat kabar, KR (memuat 3 berita), Bernas (memuat 2 berita), dan Tribun (memuat 1 berita), sedangkan Radar tidak memuat sama sekali. Meskipun intensitasnya berbeda-beda, penyajian berita secara keseluruhan baik, memenuhi kaedah pemberitaan, dan tidak memihak.
This research aims to: (1) identify the presentation of agricultural news that includes information on agricultural innovations and, (2) compare the content/information related to agricultural innovation. So, by knowing both, may give preference to the readers about what local newspaper that can give them informatin of agricultural innnovation that is compatible with their needs. The research took sampling in 4 local newspapers in DIY and surrounding, they are SKH (Surat Kabar Harian/Daily Newspaper) Kedaulatan Rakyat, SKH Berita Nasional (BERNAS), SKH Radar Jogja, dan SKH Tribun Jogja. The basic method used in this research was comparative descriptive method, combining content analysis and discourse analysis applied by van Dijk technique. Sampling was done purposively, newspaper in the period of January- April 2013, with 4 samples in each month for every newspapers. The discourse analysis was taken regarding to news topics „the rising of garlic price‟. To test the hypothesis, it used One-Way Analysis of Variance. The presentation of innovation news can be divided into four, namely technological innovation, agricultural policy innovation, institutional innovation, and marketing innovation. The results showed that the order of presentation of the agricultural innovation that contributes greatly were SKH Kedaulatan Rakyat, SKH BERNAS, SKH Tribun Jogja, and SKH Radar Jogja, with the presentation of more noninnovation news, local news and the dominance of government. The most presentation of material scope was technological innovation. Discourse analysis about „the rising of garlic price‟ was done only in 3 newspapers, KR (publish 3 news), Bernas (publish 2 news), and Tribun (publish 1 news), while Radar didn‟t publish any news. Though they presented in different intensity, over all the presented of the news were good,fulfilled the way of news presenting, and impartial.
Kata Kunci : Analisis Isi, Berita Inovasi Pertanian, Analisis Wacana, Surat Kabar Lokal, DIY dan Sekitarnya.