TANGGAPAN ANATOMIS AKAR DAN PERTUMBUHAN CABAIRAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP LIMBAH CAIR TAHU
UKHTI TYAS ASTUTI, Dr. Maryani, M. Sc.
2013 | Skripsi | BIOLOGIIndonesia sebagai negara berkembang yang memiliki banyak pabrik industri dimana limbahnya sering dibuang begitu saja ke lingkungan sekitarnya.Industri tahu termasuk salah satu industri yang menghasilkan limbah cair yangbersifat organik.Limbah tersebutdapat dimanfaatkan dalam pembuatan biogas, pembuatan nata de soyaserta menjadi pupuk cair organik bagi tanaman. Cabai digunakan sebagai bumbu dapur atau penyedap rasa berbagai macam makanan danmenjadi komoditas sayuran penting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat baik dalam skala rumah tangga maupun industri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair tahu terhadap anatomi akar dan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.).Pada penelitian ini digunakan 5 konsentrasi limbah cair tahu 25%, 50%, 75%, 100% dan 0% sebagai kontrol, dengan 3 ulangan setiap perlakuan. Pemberian limbah cair tahu dilakukan pada 40 hari setelah tanam dengan volume 100mL.Penyiraman dilakukan setiap tanah mulai kering,kurang lebih 3 hari sekali. Parameter pertumbuhan yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat kering akar dan pucuksertakadar klorofil daun. Pengambilan sampel dilakukan pada minggu ke-17 setelah perlakuan.Pembuatan preparat anatomi akar digunakan metode penyelubungan parafin.Parameter anatomi dengan meliputi deskripsi anatomi akar, diameter akar, tebal korteks dan diameter xilem.Data dianalisis dengan ANAVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada tingkat signifikasi 5% untuk menunjukkan pasangan perlakuan yang berbeda nyata.Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlakuan limbah cair tahu meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar dan kadar klorofil daun. Pengaruh terhadap anatomi akar yaitu meningkatkan diameter akar, tebal korteks dan diameter xilem.
Indonesia as a developing country has many industrial factories that carelessly dispose its liquid waste to the environment. Tofu industry is the one which produce organic liquid waste in its disposal system. Actually that liquid waste not only can be used for making of biogas and nata de soya, but also containing organic fertilizer in liquid form. Cayennepepper (Capsicum frutescens L.) is usually used to be herbs and food flavoring, besides being the main commodity of vegetables for domestic and big industries. Thus, this research was aimed is to know the effect of tofu liquid waste on cayenneroot anatomic and plantgrowth.This research used 5 different concentration of tofu liquid waste; each contained of 25%, 50%, 75%, 100% and 0% as control and each treatment used 3 replications. The liquid waste was given after 40 days old seedlings with volume of 100mL. The watering was given every time the soil starts to dry or approximately every three days. The parameter growth observed were the height plant, the number of the leaves, the length of the root, biomass of roots and bud and the amount of chlorophyll in the leaves. Sampleswere collected on the 17 th week after treatment. The paraffin method was used for making root anatomical slides to observed root diameter, cortex thickness, and xylem diameter. The data were analyzed in one way ANOVA and continued with DMRT test at 5% significance level to show the difference between treatments.The research showedthat effect of tofu liquid waste treatment differently increased plant growthincluding plant height, number of leaves, root length and leaf chlorophyll content. The root anatomical effectsincluded a significant increase in root diameter, cortex thickness, and xylem diameter.
Kata Kunci : Capsicum frutescens L., limbah cair tahu, anatomi akar