Laporkan Masalah

PENINGKATAN EFEK SITOTOKSIK DAN INDUKSI APOPTOSIS DOXORUBICIN OLEH EKSTRAK ETANOLIK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) PADA SEL KANKER KOLON WIDR IN VITRO

ANNISHFIA LAILATUR ROHMAH, Prof. Dr. Edy Meiyanto, M.Si., Apt.

2013 | Skripsi | FARMASI

Salah satu bahan alam yang ditemukan berkhasiat sebagai anti proliferasi pada kanker kolon adalah kulit buah manggis yang memiliki kandungan senyawa alfa-mangostin melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanolik kulit buah manggis dan kombinasinya dengan doxorubicin pada sel kanker kolon WiDr. Uji sitotoksik dilakukan metode MTT assay dan induksi apoptosis diamati dengan metode double staining. Ekstrak etanolik kulit manggis terbukti memberikan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker kolon WiDr dengan IC50 sebesar 24 µg/ml, sedangkan perlakuan kombinasi menunjukkan sinergisme antara ekstrak etanolik kulit manggis- doxorubicin dengan ditandai dengan meningkatnya kematian sel. Deteksi apoptosis dengan double staining menggunakan akridin oranye dan etidium bromida menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis tunggal menginduksi apoptosis sel WiDr ditandai dengan adanya fragmentasi sel. Namun, kombinasinya dengan doxorubicin belum mampu menginduksi apoptosis sel WiDr. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan kulit manggis sebagai agen kokemoterapi doxorubicin pada terapi kanker kolon.

-

Kata Kunci : Garcinia mangostana , doxorubicin, aktivitas sitotoksik sinergis, apoptosis, sel kanker kolon WiDr.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.