UJI SIFAT FISIK DAN AKTIVITAS PENANGKAPAN RADIKAL DPPH (2,2-Difenyl-1-Pikrylhydrazyl) SEDIAAN LOTION YANG MENGANDUNG SARI TOMAT (Solanum lycopersicum L.)
MUHD. IHSAN AL ISLAMIY, Drs.Mufrod, M. Sc., Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIPenuaan dini yang ditandai dengan kondisi kulit kering, bersisik kasar yang disertai dengan munculnya keriput dan noda hitam atau flek, kini telah menjadi hal yang ditakuti manusia pada usia produktif. Faktor penyebab penuaan dini yaitu faktor internal (kesehatan, daya tahan tubuh, stress dan perubahan hormonal) dan faktor eksternal (radikal bebas, sinar matahari dan polutan). Radikal bebas dapat dicegah dengan penggunaan senyawa-senyawa antioksidan baik sintetik maupun bahan alami. Buah tomat (Solanum lycopersicum L.) mengandung satu antioksidan alami. Kandungan senyawa yang terdapat pada buah tomat adalah likopen yang memiliki aktivitas antioksidan. Metode pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan penangkapan radikal DPPH (2,2-difenyl-1-pikrylhydrazyl). Sari tomat dalam penggunaan secara langsung kurang efektif sehingga lotion adalah sediaan farmasetik yang dipilih untuk memformulasinya. Lotion dibuat dengan variasi konsentrasi sari tomat (kontrol, 5%, 10%, 15% dan 20%) dan dilakukan pengamatan selama 5 minggu. Pengujian sediaan lotion meliputi daya antioksidan, viskositas, daya sebar, daya lekat, rasio volume pemisahan dan pemisahan fase dipercepat yang selanjutnya dianalisis dengan statistik one way ANOVA. Hasil tipe emulsi, organoleptis dan pengukuran pH yang dianalisis secara deskriptif. Aktivitas antioksidan sediaan lotion diukur terhadap aktivitas sari tomat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sari tomat, vitamin C dan lotion sari tomat memiliki aktivitas antiosidan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai IC50 sari tomat 2,59%, IC50 vitamin C 2,41% dan IC50 lotion 2,38%. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa nilai IC50 lotion lebih kecil dibandingkan dengan sari tomat dan vitamin C, sehingga menunjukkan bahwa formula lotion sari tomat memiliki aktivitas antioksidan lebih besar dibandingkan dengan sari tomat dan vitamin C. Hasil uji sifat fisik lotion berupa uji organoleptik (warna, bau, tekstur, konsistensi, pH, homogenitas) dan daya lekat menunjukkan perbedaan tidak bermakna. Hasil viskositas dan daya sebar menunjukkan perbedaan bermakna pada tiap lotion, pemisahan dan rasio pemisahan dipercepat menunjukkan stabil pada suhu ruang.
-
Kata Kunci : buah tomat, antioksidan, lotion, DPPH.