Analisis usaha ternak sapi perah di kabupaten sukabumi
SIGIT HARDIANTO, Dr. Jamhari, S.P., M.P.
2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan usaha sapi perah, (2) mengetahui break event point (BEP) usaha sapi perah, (3) mengetahui pengaruh perubahan biaya usaha dan harga susu terhadap kelayakan usaha ternak sapi perah, dan (4) mengetahui kelayakan usaha ternak sapi perah dengan awal investasi 12 ekor model I (sistem pembelian) dan model II (sistem sewa). Penelitian ini menggunakan data sekunder selama 5 tahun. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan analisis R/C ratio, π/C ratio, BEP, NPV, IRR, dan PP dengan suku bunga 12% selama 5 tahun. Kepekaan usaha ternak terhadap perubahan faktor-faktor ekonomi, yaitu penurunan harga susu dan kenaikan biaya usaha, dianalisis dengan menggunakan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi perah layak diusahakan. Hal ini ditunjukkan oleh R/C ratio, π/C ratio, BEP, NPV, IRR, dan PP yang memiliki nilai standar lebih tinggi dan volume penjualan telah berada di atas titik impas. Usaha ternak pada perusahaan tersebut lebih peka terhadap penurunan harga susu daripada kenaikan biaya usaha.
This research aimed (1) to know the dairy farming of feasibility, (2) to know the dairy farming of break event point (BEP), (3) to know the effect of cost and milk price on dairy farming of feasibility in Sukabumi district, and (4) to know the dairy farming of feasibility with early investment of 12 cows in model I (buying system) and model II (leasing system). It used secondary data for 5 years data. It used descriptive analytical method. It used included R/C ratio, π/C ratio, BEP, NPV, IRR, and PP with discount rate 12% for 5 years. The sensitivity of dairy farming on economic factors such as decrease in milk price and increase in cost was analyzed using sensitivity analysis. The result of analysis indicated that dairy farming is feasible. It is revealed with R/C ratio, π/C ratio, BEP, NPV, IRR, and PP having a higher score and sale of the volume is above than break event point. The dairy farming of company is more sensitive on decreasing price than increasing of operational cost.
Kata Kunci : kelayakan, sapi perah