ANALISIS PENGARUH AIR GENANGAN HUJAN TERHADAP DURABILITAS DAN STABILITAS CAMPURAN HOT ROLLED SHEET – WEARING COURSE (HRS – WC) DENGAN BAHAN PEREKAT BNA BLEND 75:25 STUDI KASUS: AIR GENANGAN HUJAN di YOGYAKARTA)
TRIARA LUFTI KARDINAH, Ir. Latif Budi Suparma, M.Sc., Ph.D
2013 | Skripsi | TEKNIK SIPILKebutuhan aspal nasional untuk mendukung penyelenggaraan jaringan jalan nasional pada tahun 2012 mencapai 1.315 ribu ton, sementara suplai dari PT. Pertamina pada tahun yang sama hanya mencapai angka 890 ribu ton. Dengan demikian terjadi gap pemenuhan kebutuhan sebesar 425 ribu ton. Perlu upaya– upaya untuk mengisi gap kekurangan pasokan aspal minyak tersebut. Salah satunya adalah peningkatan pendayagunaan aspal Buton (asbuton) di Pulai Buton Sulawesi Tenggara yang memiliki cadangan terukur deposit sekitar 650 juta ton. Salah satu hasil olahan asbuton yaitu BNA Blend 75:25. Untuk memberikan upaya yang maksimal pada penelitian ini dilakukan pengujian durabilitas untuk mengetahui pengaruh lama perendaman air genangan hujan terhadap karakteristik campuran HRS-WC menggunakan bahan perekat BNA Blend 75:25. Penelitian dilakukan dengan pembuatan benda uji sesuai dengan prosedur metode Marshall. Untuk mendapatkan nilai indeks stabilitas sisa dan indeks durabilitas, dilakukan perendaman benda uji selama variasi waktu perendaman 1 hari, 2 hari, 4 hari, 7 hari, dan 14 hari, dengan air perendaman yang digunakan adalah air genangan hujan di D.I Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan semakin lama waktu perendaman stabilitas campuran semakin menurun. Nilai stabilitas selama perendaman ½ jam, 1 hari, 2 hari, 4 hari, 7 hari, dan 14 hari berturut – turut adalah 100%, 91,06%, 80,24%, 73,66 %, 66,86%, 49,04%. Nilai pengaruh air genangan terhadap indeks durabilitas pertama (IDP) dan indeks durabilitas kedua (IDK) benda uji dengan BNA Blend 75:25 masing – masing 27,86% dan 2,29%, sedangkan untuk benda uji dengan AC pen 60/70 masing – masing 12,31% dan 0,99%. Sebagai pembanding, nilai pengaruh air baku terhadap indeks durabilitas pertama (IDP) dan indeks durabilitas kedua (IDK) benda uji dengan BNA Blend 75:25 masing – masing 18,14% dan 1,67%, sedangankan benda uji dengan AC pen 60/70 12,81% dan 1,06%. Hasil tersebut menunjukkan BNA Blend 75:25 belum cukup lebih baik dibanding dengan campuran AC pen 60/70 .
-
Kata Kunci : air genangan hujan, asbuton, BNA Blend 75:25, HRS-WC, durabilitas