Laporkan Masalah

KONTRIBUSI USAHATANI INDIGOFERA PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA KARANGTENGAH KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL

SITI KHOIRIYAH, Prof. Dr. Ir. Masyhuri

2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan usahatani Indigofera; (2) Mengetahui nilai kontribusi pendapatan usahatani Indigofera pada total pendapatan rumah tangga petani; (3) Mengetahui peran usahatani Indigofera dalam memperbaiki distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan rumah tangga petani. Pada penelitian ini digunakan metode deskriptif analitis. Lokasi penelitian dan sampel petani ditentukan dengan metode purposive sampling. Metode ini dilakukan berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangtengah Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Sampel petani ditentukan dengan metode sensus. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 responden. Mereka adalah petani yang membudidayakan Indigofera dan merupakan anggota aktif Kelompok Tani “Catur Makaryo”. Analisis data dilakukan dengan analisis tabel, persentase kontribusi, indeks Gini, kurva Lorenz, indikator kemiskinan, dan uji proporsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Usahatani Indigofera layak untuk dikembangkan menurut analisis R/C ratio, analisis produktivitas tenaga kerja, dan analisis BEP (Break Event Point), sedangkan menurut analisis π/C ratio tidak layak untuk dikembangkan; (2) Usahatani Indigofera memiliki kontribusi yang kecil pada total pendapatan rumah tangga petani yaitu sebesar 1,64%; (3) Usahatani Indigofera belum dapat memperbaiki distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan rumah tangga petani (4) Menurut kriteria kemiskinan Sajogyo, BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Bantul Tahun 2012, FAO (Food and Agriculture Organization), dan Bank Dunia (World Bank), rumah tangga petani Indigofera termasuk dalam kelompok rumah tangga petani miskin.

This research aims to (1) know the Indigofera farming feasibility; (2) know Indigofera farming income contribution value to the totale income of farmer’s household; (3) know the role of Indigofera farming to improve the income distribution and the poverty level of farmer’s household. This research used descriptive analitycal method. The location of this research and the sample of farmers are determined by purposive sampling method. This method is done by certain consideration of suitable research aim. This research was conducted in Karangtengah Village Imogiri Sub-District Bantul District. The sample of farmers are determined by sensus method. The totale of used samples is 35 respondents. They are the farmer who cultivate Indigofera and the active member of “ Catur Makaryo” Farmers Group. The analysis of data was done by table analysis, contribution percentage, Gini indeks, Lorenz curve, indicator of poverty and propotion test. The result of the analysis shows that (1) The Indigofera farming is feasible to be developed according to R/C ratio analysis, labour productivity analysis, and Break Event Point (BEP) analysis, while according to π/C ratio analysis it isn’t; (2) The Indigofera farming has small contribution to the totale income of farmer’s household that is 1,64%; (3) The Indigofera farming have not yet can be improve income distribution and the poverty level of farmer’s household and according to Sajogyo poverty criteria, BPS (Central Bureau of Statistics) Bantul District 2012, FAO (Food and Agriculture Organization), and World Bank include the group of poor farmer household.

Kata Kunci : Indigofera, kelayakan usahatani, kontribusi, distribusi pendapatan, tingkat kemiskinan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.