PENGGUNAAN CITRA SATELIT QUICKBIRD UNTUK PENENTUAN PRIORITAS LOKASI PERUMAHAN DI KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL
RESTA GUNAWAN, Sigit Heru Murti B.S., S.Si, M.Si.,
2013 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHPenelitian ini bertujuan: 1) Mengkaji ketelitian citra Quickbird dalam menyadap parameter yang berpengaruh dalam penentuan prioritas perumahan, 2) Mengetahui kesesuaian lahan berdasarkan parameter fisik dan aksesibilitas, 3) Membuat peta prioritas lokasi perumahan. Metode penelitian yang digunakan merupakan gabungan teknik interpretasi visual citra Quickbird, survei lapangan dan pengolahan dan analisis data geografis. Sumber data primer yang digunakan adalah interpretasi citra satelit Quickbird. Parameter kesesuaian lahan untuk penentuan prioritas perumahan diperoleh dengan beberapa cara. Parameter penggunaan lahan, jaringan jalan utama, dan lokasi fasilitas umum diperoleh dari interpretasi citra satelit Quickbird dibantu Peta RBI. Kemiringan lereng diperoleh dari Peta RBI. Kerawanan Banjir diperoleh dari data sekunder dan lapangan. Jaringan air minum dan jaringan listrik diperoleh dari data sekunder. Analisis yang digunakan untuk penentuan prioritas lokasi perumahan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan pengharkatan berjenjang tertimbang. Hasil akhir berupa Peta Prioritas Lokasi Perumahan. Hasil penelitian menunjukkan Citra satelit Quickbird dapat digunakan untuk menyadap parameter prioritas lokasi perumahan, dengan tingkat ketelitian interpretasi penggunaan lahan sebesar 87,71%. Hasil dari penentuan prioritas lokasi perumahan yaitu, prioritas 1 seluas 6,55 km2 yang berada di Desa Tamanan, Wirokerten, Singosaren, Baturetno, dan Banguntapan. Prioritas 2 memiliki luas 3,18 km2 yang berada di Desa Tamanan, Wirokerten, Baturetno, Banguntapan, Jambidan dan Potorono. Prioritas 3 memiliki luas 2,51 km2 yang terdapat di Desa Tamanan, Wirokerten, Jambidan, Potorono, Banguntapan dan Baturetno. Prioritas 4 memiliki luas 3,84 km2 yang berada di Desa Jambidan, Potorono, Wirokerten dan Tamanan. Prioritas 5 memiliki luas 0,17 km2 yang berada di Desa Wirokerten. Sedangkan lahan yang tidak diprioritaskan untuk perumahan memiliki luas 11,77 km2.
The aims of these research are:1) Assesing the accuracy of Quickbird Imagery to get influenced parameter for housing location priority determination, 2) Determine land suitability based on physical and acessibility parameters, 3) To make housing location priority maps. The methods of research were the combination among visual interpretation, technique, fieldwork, geography data processing and analysis. Interpretation of Quickbird Imagery used as primary data source. Land suitability parameters for housing location priority determination obtained by several method. Landuse, road network, and public facilities location were obtained from Quickbird Imagery interpretation and help by RBI maps. Slope obtained from RBI maps. Flood vulnerability obtained from secondary data combined by fieldwork. Water supply and electricity networks obtained from secondary data. Analysis wich was used to determine housing location, used quantitative approach, and it is done by weight factor scoring method. The final result is housing location priority maps. The result show the Quickbird Imagery can be used to get housing location parametes, the mapping accuracy for landuse are 87.71%. The result of housing location priority are; 1st priority has 6.55 km2 area located in Tamanan, Wirokerten, Singosaren, Baturetno, and Banguntapan Village. 2nd priority has 3.18 km2 area located in Tamanan, Wirokerten, Baturetno, Banguntapan, Jambidan and Potorono Village. 3rd Priority has 2.51 km2 area located in Tamanan, Wirokerten, Jambidan, Potorono, Banguntapan and Baturetno Village. 4th priority has 3.84 km2 area located in Jambidan, Potorono, Wirokerten and Tamanan Village. 5th Priority has 0.17 km2 area located in Wirokerten village. Non priority land has 11.77 km2 area.
Kata Kunci : Citra Quickbird, penentuan prioritas lokasi perumahan