Laporkan Masalah

KEBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DI DESA SRIHARDONO KECAMATAN PUNDONG KABUPATEN BANTUL

OKKY WAHYU K, Ir. Roso Witjaksono M.S.

2013 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses yang dialami masyarakat dalam mencapai keberdayaan melalui pemanfaatan pangan lokal (2) faktor-faktor yang berperan dalam mencapai keberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal. Metode dasar penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan dilakukan secara purposive yaitu masyarakat yang menggeluti usaha produksi pangan lokal berbahan baku tepung tapioka di Desa Srihardono Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul, aparat Desa Srihardono, dan penyuluh pertanian wilayah kerja Kecamatan Pundong. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberdayaan masyarakat terlihat dalam proses pengembangan sumber daya manusia melalui belajar sosial dan pelatihan, proses pemanfaatan modal yang meliputi modal fisik dan modal sosial, proses pengambilan keputusan dalam pemanfaatan pangan lokal baik secara mandiri, kolektif maupun otoriter. Keberdayaan masyarakat dalam proses pemanfaatan modal finansial menunjukan bahwa keberdayaan masyarakat masih lemah. Untuk mencapai keberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan pangan lokal faktor yang berperan adalah faktor adanya kebutuhan bersama, potensi sumber daya lokal, peran institusi sosial dan pemerintah serta permintaan dan akses pasar.

This research was purposed to (1) understand the process that has been done by society to attain the ability through food local utilization (2) understand the factors that have a role towards society’s ability through food local utilization. The basic method for this research was descriptive analysis and by using qualitative approach. Selection informans has been done purposively including the people who work on local food production that use tapioca flour as primary ingredient in Srihardono village Pundong Sub-district Bantul District, village officer of Srihardono, and agriculture extension worker in Pundong district region. The result showed that society’s ability appeared in human resource development process by social learning and training, capital utilization process through physical and social capital, decision making process on local food utilization which taken by themselves, collectively or authoritatively. Society’s ability in financial capital utilization process was still weak. The factors that have a role towards society’s ability through local food utilization were collective needs, potency of local resources, social institution’s role and government, and market access.

Kata Kunci : keberdayaan masyarakat, pemanfaatan, pangan lokal, proses, Bantul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.