VALIDASI PELAKSANAAN NURSING INTERVENTIONS CLASSIFICATION (NIC) PAIN MANAGEMENT DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA
GANDHI ADYTYA NINGRUM, Ariani Arista Putri P., S. Kep., Ns., M.A.N.
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Respon nyeri seseorang dipengaruhi pengalaman nyeri, kecemasan, depresi, budaya, usia, jenis kelamin, dan sebagainya. Penanganan nyeri meliputi keseluruhan aspek yaitu fisik, psikologis, sosial, spiritual, dan budaya. Respon nyeri dan aktivitas keperawatan penanganan nyeri dipengaruhi oleh faktor budaya dan pengalaman, berbeda-beda di tiap negara. Nursing Interventions Classification (NIC) merupakan taksonomi intervensi keperawatan yang telah dilaksanakan di Indonesia selama lebih dari satu dasawarsa. Maka penting untuk mengevaluasi pelaksanaan NIC Pain Management di Indonesia. Tujuan: Mengevaluasi pelaksanaan Nursing Interventions Classification (NIC) Pain Management di IRNA 1 RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengadaptasi metode validasi diagnosa keperawatan yang diusulkan Fehring (1987). Responden penelitian adalah 19 perawat S1 di IRNA 1 RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pelaksanaan NIC Pain Management. Hasil: Sepuluh dari 43 aktivitas NIC Pain Management (23,26%) diketahui oleh 19 perawat (100%) sebagai penanganan nyeri. Sebesar 27 aktivitas (62,79%) dinilai penting oleh perawat. Tiga puluh tiga aktivitas (76,74%) jarang dan kadang-kadang dilaksanakan di IRNA 1 RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan waktu, tenaga perawat, dan fasilitas, serta tingkat kesulitan intervensi. Membatasi pengunjung dengan tepat merupakan aktivitas NIC yang bukan Pain Management, yang diketahui oleh 94,74% (18 perawat) sebagai aktivitas penanganan nyeri. Kesimpulan: Sebesar 62,79% (27 aktivitas) NIC Pain Management dinilai penting oleh perawat. Tiga puluh tiga (76,74%) jarang dan kadang-kadang saja dilaksanakan IRNA 1 RSUP DR. Sardjito Yogyakarta.
Background: Person’s pain response influenced by experience of pain, anxiety, depression, culture, age, gender, etc. Pain management covers all aspects: physical, psychological, social, spiritual, and cultural. Pain response and pain treatment influenced by cultural factors and experiences, different in each country. Nursing Interventions Classification (NIC) is a nursing interventions taxonomy that has been implemented in Indonesia for more than a decade. It is important to evaluate the implementation of NIC Pain Management in Indonesia. Objective: Evaluate the implementation of NIC Pain Management in Inpatient Ward (IRNA) 1 RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Methods: A descriptive quantitative study, adapting the validation method of nursing diagnoses proposed by Fehring (1987). The respondents were 19 bachelor degree nurses of IRNA 1 in DR. Sardjito Hospital. The research instrument used was the questionnaire of implementation of NIC Pain Management. Results: Ten of 43 (23,26%) NIC Pain Management activities known by 19 nurses (100%) as pain management. Amounted 27 activities (62,79%) considered important by nurses. Thirty-three activities (76,74%) are sometimes and rarely implemented in IRNA 1 DR. Sardjito Hospital. The condition caused by the limitations of time, nursing staff, and facilities, as well as the intervention difficulty level. Limitting the number of visitors as appropriate is NIC non Pain Management activity, that is known by 94,74% (18 nurses) as pain management. Conclusions: Amounted to 62,79% NIC Pain Management activities (27 activities) considered important by nurses. Thirty-three (76,74%) activities of NIC Pain management are rarely and sometimes implemented in IRNA 1 DR. Sardjito Hospital Yogyakarta.
Kata Kunci : pain management, NIC, perawat S1, validasi pelaksanaan