UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK DIKLOROMETANA DAUN Plantago lanceolata DENGAN METODE PENGHAMBATAN MIGRASI LEUKOSIT PADA MENCIT GALUR BALB/C YANG DIINDUKSI TIOGLIKOLAT
ENY DWI ASTUTI, Dr.rer.nat. Nanang Fakhrudin,M.Si., Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIInflamasi merupakan respons protektif setempat yang ditimbulkan oleh cedera atau kerusakan jaringan untuk menghancurkan, mengurangi agen pencedera maupun jaringan yang cedera. Namun respon inflamasi tubuh yang berlebihan juga merupakan komponen primer dari kebanyakan penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, arthritis, asma, Alzheimer, penyakit bowel, bahkan obesitas. Penelitian pendahuluan dari Plantago lanceolata menunjukkan bahwa ekstrak diklorometana daun Plantago lanceolata mempunyai aktifitas antiinflamasi melalui penghambatan aktivitas NF-κB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak diklorometana daun Plantago lanceolata melalui penghambatan migrasi leukosit. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan secara in vivo dengan metode penghambatan migrasi leukosit pada rongga peritonial mencit yang diinduksi thioglikolat. Uji ini dilakukan pada 7 kelompok perlakuan hewan uji. Mencit diinjeksi dengan senyawa uji kemudian 30 menit kemudian diinjeksi dengan thioglikolat. Setelah 4,5 jam hewan uji dibedah untuk diambil leukositnya. Jumlah leukosit total dikuantifikasi dengan haemocytometer. Kandungan senyawa dari ekstrak dianalsisis dengan Kromatografi Lapis Tipis. Hasil analisis statistik dengan ANOVA one way menunjukkan nilai p<0,05 yaitu 0,000. Ekstrak dosis 0,4 g/kg BB, 1 g/kg BB dan 2 g/kg BB menunjukkan adanya aktivitas penghambatan migrasi leukosit. Penghambatan tertinggi yaitu pada dosis 2 g/kg BB dengan persentase 70,09 %. Profil KLT menunjukkan bahwa kandungan senyawa dari ekstrak adalah senyawa golongan terpenoid.
-
Kata Kunci : Inflamasi, Plantago lanceolata, migrasi leukosit.