VARIASI DIMENSI SERAT DALAM DAN ANTAR LINGKARAN TAHUN PADA KAYU JATI DARI HUTAN RAKYAT KULON PROGO
YUGO SEPTO AMEIDO, Harry Praptoyo, S.Hut., MP.,
2013 | Skripsi | TEKNOLOGI HASIL HUTANKayu memiliki variasi sifat dalam satu pohon yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena proses pembentukan kayu oleh kambium. Variasi sifat kayu dalam satu pohon tersebut terdapat dalam kedudukan aksial dan radial. Variasi radial merupakan variasi sifat anatomi kayu berdasarkan posisinya dari bagian kayu dekat hati ke dekat kuli. Variasi radial dibedakan menjadi dua yaitu dalam lingkaran tahun dan antar lingkaran tahun. Dimensi serat merupakan salah satu parameter sifat anatomi yang menunjang sifat-sifat yang lain, Dewasa ini terdapat sedikit penelitian mengenai variasi dimensi serat dalam dan antar lingkaran tahun khususnya pada kayu jati. Mengingat kayu jati merupakan salah satu spesies pohon andalan hutan Indonesia. Oleh karena itu penting dilakukannya penelitian tentang informasi variasi dimensi serat tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola (tren) variasi dimensi serat baik di dalam maupun antar lingkaran tahun serta mengetahui masa juvenil berdasarkan parameter dimensi serat. Sampel penelitian ini menggunakan 3 kayu jati dengan rerata umur 17 tahun dengan tahun penebangan 2009 dan plot pengambilan sampel dilakukan setiap 1 mm dalam lingkaran tahun. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji regresi dan korelasi untuk mengetahui keeratan dimensi serat dengan posisi kedudukan radial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dimensi serat kayu jati dalam lingkaran tahun tampak jelas hanya pada parameter panjang serat dan tebal serat. Pada panjang serat variasi dimensi serat meningkat dari kayu akhir sampai menuju batas tengah dan kemudian menurun ke arah kayu awal, sedangkan pada tebal serat tren yang diperoleh semakin menurun menuju kayu awal. Variasi dimensi serat kayu jati antar lingkaran tahun tampak begitu jelas pada keempat parameter dimana semakin meningkat dari dekat empulur menuju dekat kulit. Zonasi juvenil pada kayu jati berdasar empat parameter dimensi serat, menunjukkan bahwa kayu jati masih berada dalam periode juvenil karena tren dimensi serat yang terdiri dari panjang serat, diameter serat, diameter lumen dan tebal serat masih mengalami peningkatan tanpa mengalami kestabilan.
Wood has charateristics of variation differentiated by several factors. One of factors is due to the process of wood forming by cambium. The variation of wood characteristics on the tree is in axial and ra dial location. Radial variation is a wood anatomical characteristic variation based on the wood position from pith to the bark. On the other hand, radial variation is distinguished by within annual ring and among annual rings. Fiber dimension is one of the parameter of the anatomical characteristics supporting other characters. Nowadays are lacking of study about fiber dimension variation within and among annual ring especially for teak wood remembering teak wood is one of primary species in Indonesia forest. Because of that, it is important to do a research to get the information about the fiber dimension. This research is aimed to know information about the trend of fiber dimension variation both within and among annual ring and also to find out juvenile time based on fiber dimension parameter. The sample used three teak woods on 17 age average in 2009 year of cutting and sample collecting plot was used every 1 mm in annual ring. The data was collected using regression and correlation to know the relation of fiber dimension with the radial position. The research shows that the fiber dimension variation of teak wood within annual ring clearly seen only in the fiber length parameter and fiber thickness. On the length of fiber dimension variation is increasing from late wood to middle border and then decreasing to the direction of early wood. The fiber dimension variation of among teak wood is clearly seen on four parameters where are increasing near pith to near bark. Juvenile zoning on teak wood based on the four parameters of fiber dimension shows teak wood still is in the juvenile period because of the trend of fiber dimensions. They are consisted of fiber length, fiber diameter, lumen diameter and fiber thickness which are still increasing without stability.
Kata Kunci : kayu jati, dimensi serat, variasi dalam dan antar lingkaran tahun, uji regresi dan korelasi, masa juvenil