Laporkan Masalah

Ketersediaan kedelai di indonesia

ADNINDITA KUSUMANURENDRANI, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS.

2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perkembangan ketersediaan kedelai di Indonesia (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan dan permintaan kedelai di Indonesia; (3) mengetahui perkembangan ketergantungan kedelai impor. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, FAO (Food and Agriculture Organization), World Bank, dan Kementerian Keuangan. Dalam penelitian ini, data yang digunakan untuk mengetahui perkembangan ketersediaan kedelai di Indonesia adalah data sekunder dengan rentang waktu 1961-2010. Perkembangan ketersediaan kedelai dapat dilihat melalui grafik dan garis trend. Data yang digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketersediaan dan permintaan kedelai di Indonesia adalah data sekunder dengan rentang waktu 1986-2010. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketersediaan dan permintaan kedelai dianalisis menggunakan model regresi linier berganda, dan data yang digunakan untuk mengetahui perkembangan ketergantungan impor adalah data sekunder dengan rentang waktu 1971-2010. Untuk mengetahui perkembangan impor kedelai digunakan analisis trend dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan (1) ketersediaan kedelai di Indonesia sejak tahun 1986-2010 meningkat; (2) ketersediaan kedelai di Indonesia dipengaruhi secara positif oleh harga kedelai domestik, harga kedelai impor, dan harga kecap; (3) permintaan kedelai di Indonesia dipengaruhi secara positif oleh harga kedelai domestik, harga kedelai impor, dan dipengaruhi secara negatif oleh harga tempe; dan (4) Tingkat ketergantungan kedelai impor di Indonesia pada tahun 1971-2010 meningkat.

This study aimed to (1) analyze development the availability of soybean in Indonesia, (2) analyze factors that affect availability and demand of soybean in Indonesia, (3) analyze development of dependency soybeans import. This study uses secondary data obtained from the BPS (Badan Pusat Statistik), FAO (Food and Agriculture Organization), World Bank, and Ministry of Finance. In this study, to investigate the availability of soybean development in Indonesia used secondary data span from 1961 to 2010. Availability of soybean development can be observed by means of graphs and trend lines. Data that used to investigate factors that influence the availability and demand for soybean in Indonesia is a secondary data span from 1986 to 2010. To investigate factors that influence the availability and demand for soybeans was used multiple linear regression model. Data that used to investigate the development of import dependence is secondary data span from 1971 to 2010. To investigate the development of soybean import was analyzed by trend analyzed and t test. The result of study showed that availability of soybean and rate dependence soybean imports in Indonesia since 1986 to 2010 has increase. Moreover, the availability of soybean in Indonesia positively influenced by domestic soybean prices, the price of imported soybeans, and soy sauce price. Demand for soybean in Indonesia is influenced positively by domestic soybean prices, the price of imported soybean, and negatively affected by the price of tempe.

Kata Kunci : ketersediaan, permintaan, ketergantungan impor, kedelai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.