Laporkan Masalah

PERANAN RUMPUT LAUT PADA EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI TAMBAK DI KABUPATEN BREBES

FAIRUZ INDANA, Prof. Dr. Ir. Irham, M. Sc.

2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapatan dan profitabilitas usahatani rumput laut di Kabupaten Brebes, (2) mengetahui kontribusi usahatani rumput laut pada pendapatan rumah tangga petani tambak, (3) mengetahui tingkat kemiskinan dan kesejahteraan rumah tangga petani tambak rumput laut, serta (4) mengetahui nilai tambah pada pengolahan rumput laut menjadi agar kertas. Penelitian dilakukan di Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif analitis. Penentuan responden dilakukan secara random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang petani tambak. Analisis data dilakukan dengan analisis pendapatan, keuntungan, nilai tambah, dan indikator kriteria Sayogyo, BPS Brebes, Bank Dunia, FAO, dan GSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tambak memperoleh pendapatan dari usahatani rumput laut per tahun adalah sebesar Rp 20.205.820,00 dengan rerata keuntungan per tahun sebesar Rp 13.245.327,00. Pendapatan dari usahatani rumput laut ini memberikan kontribusi sebesar 36,61% pada total pendapatan rumah tangga petani tambak dan merupakan penyumbang pendapatan terbesar dalam pendapatan total rumah tangga petani tambak. Pada ekonomi rumah tangga petani tambak, ditinjau dari tingkat kemiskinan dan kesejahteraan dari kelima kriteria yang digunakan menunjukkan bahwa rumah tangga petani tambak tergolong tidak miskin dan lebih sejahtera. Nilai tambah yang diperoleh pada industri rumah tangga pengolahan rumput laut menjadi agar kertas adalah Rp 10.425,00/kg.

The objectives of this study are : (1) to understand the revenue and profitability of seaweed farming in Brebes District, (2) to understand the contribution of seaweed farming on total household income of fish farmers, (3) to understand the poverty and prosperity level of households, and (4) to understand the amount of added value of seaweed processing into paper gelatin. This study was conducted in Brebes Subdistricst, Brebes District. The primary method for this study is descriptive analysis. The sampling method used in this study is random sampling with a sample of 25 fish farmers. Data analysis is performed by revenue analysis, profitability analysis, added value analysis, and criteria indicator from Sayogyo, BPS Brebes, World Bank, FAO, and GSR. The result shows that fish farmers earn income from seaweed farming per year amounted to Rp 20.205.820 with average profit per year for Rp 13.245.327. Income from seaweed farming contributes 36,61% on total household income of fish farmers as the largest revenue share. The results of analysis also show that the fish farmers are not classified as poor but relatively more prosperous. Added value of seaweed manufacturing home industry into paper gelatin is Rp 10.425/kg.

Kata Kunci : rumput laut, petani tambak, usahatani, nilai tambah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.