DAYA ANTIOKSIDAN TUMBUHAN Ipomoea pescaprae (L.) R. Br., Jussiaea peruviana L., Sida mysorensis W. & A., dan Spigelia anthelmia L. KOLEKSI DARI KAWASAN PANTAI BARU KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA DENGAN METODE PENANGKAPAN RADIKAL DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)
STEPHANIE YULIANA PISTOSYA, Djoko Santosa S.Si, M.Si.
2013 | Skripsi | FARMASITumbuhan Ipomoea pescaprae (L.) R. Br., Jussiaea peruviana L., Sida mysorensis W & A., dan Spigelia anthelmia L. koleksi dari kawasan Pantai Baru Kabupaten Bantul Yogyakarta diduga menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang aktif sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan melakukan uji aktivitas ekstrak tumbuhan Ipomoea pescaprae (L.) R. Br., Jussiaea peruviana L., Sida mysorensis W & A., dan Spigelia anthelmia L. dari kawasan Pantai Baru sebagai antioksidan berdasarkan metode penangkapan radikal DPPH. Penelitian ini diawali dengan mengekstraksi tanaman-tanaman koleksi tersebut dengan cara maserasi menggunakan pelarut diklorometana dan metanol. Ekstrak diklorometana dan metanol diuji aktivitasnya sebagai antioksidan dengan metode penangkapan radikal bebas DPPH menggunakan spektrofotometer UV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak diklorometana dan metanol dari keempat tumbuhan aktif sebagai antioksidan. Ekstrak metanol tumbuhan Ipomoea pescaprae memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan persen penangkapan radikal bebas DPPH sebesar 93,34 % pada konsentrasi 50μg/ml.
-
Kata Kunci : Antioksidan, radikal bebas, DPPH, diklorometana, metanol