PERKEMBANGAN dan PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI KAMPOENG BATIK LAWEYAN TERHADAP KONDISI PEREKONOMIAN WILAYAH KELURAHAN LAWEYAN di KOTA SURAKARTA
FIAN PERMANA WIHASTORO, Dr. Rini Rachmawati, S.Si., MT.
2013 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAHKampoeng Batik Laweyan merupakan kawasan sentra pengembangan industri kerajinan batik yang ada di Kota Surakarta. Industri kerajinan batik merupakan aktivitas perekonomian utama masyarakat Kelurahan Laweyan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) Mendeskripsikan karakteristik sentra industri Kampoeng Batik Laweyan; (b) Mengetahui tingkat perkembangan sentra industri Kampoeng Batik Laweyan dalam periode 2007 - 2012; (c) Mengetahui pengaruh keberadaan sentra industri Kampoeng Batik Laweyan terhadap kondisi perekonomian wilayah Kelurahan Laweyan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan responden menggunakan kuisioner sebagai alat. Responden adalah pengusaha industri Kampoeng Batik Laweyan, jumlah responden adalah 35 orang (tabel Krecjie) dari jumlah populasi 40 orang. Data sekunder diperoleh dari menginventarisasi data dari instansi terkait. Seluruh data diolah secara kuantitatif untuk menjawab tujuan penelitian. Teknik analisis dengan tabel frekuensi digunakan untuk mendeskripsikan katrakteristik sentra industri Kampoeng Batik Laweyan. Teknik analisis scalling digunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan sentra industri Kampoeng Batik Laweyan dalam periode 2007 - 2012. Kemudian analisis multiplier effect digunakan untuk mengetahui pengaruh keberadaan sentra industri Kampoeng Batik Laweyan terhadap perekonomian wilayah Kelurahan Laweyan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pengusaha menggunakan modal pribadi untuk menjalankan usahanya. Pemasaran hasil produksi industri batik dilakukan dengan sistem dijual sendiri dan melalui distributor. Jangkauan pemasaran mencapai skala nasional dan mancanegara. Keterbatasan modal dan tenaga kerja menyebabkan tingkat produktivitas industri kerajinan batik rata-rata tidak terlalu besar. Untuk perkembangan industri kerajinan batik Laweyan dalam 5 tahun terakhir ini dapat dikatakan mengalami perkembangan meskipun tidak terlalu besar seperti modal yang meningkat, permintaan yang meningkat, jumlah produksi yang meningkat dan pendapatan usaha yang meningkat di mana indikator – indikator tersebut saling berkaitan satu sama lain. Keberadaan sentra industri Kampoeng Batik Laweyan memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah penelitian, antara lain dalam hal penyerapan tenaga kerja pada industri batik dan mendorong berkembangnya sektor ekonomi lain seperti sektor perdagangan dan jasa.
Kampoeng Batik Laweyan is an area of industrial development centers in city of Surakarta. Batik industry is the main economic activity of the community of Kelurahan Laweyan. The goals of this reseacrh are (a) Describe the characteristics of the business variation characteristic of Kampoeng Batik Laweyan industrial district; (b) Determine the level of industrial development of the Kampoeng Batik Laweyan industrial district in 2007 – 2012 period; (c) Determine the influence of the existence of the Kampoeng Batik Laweyan industrial district to regional economic conditions of the research area. This research used survey method. Primary data were collected through structured by interviewing respondents using the questionnaire as a tool. Respondents are entrepreneurs of Kampoeng Batik Laweyan industry, the number of respondent is 35 people (Krecjie Table) from number of population are 40 people. Secondary data were obtained by inventory data from relevant govermont office. All data analyzed quantitatively to answer the research objectives. Frequency tables analysis used to describe industrial centers of Kampoeng Batik Laweyan characteristic. Scalling analysis and composite index used to determine the level development of industrial centers Kampoeng Batik Laweyan in 2007 – 2012 period. Multiplier effect analysis used to determine the effect of the existence of Kampoeng Batik Laweyan industrial district of the region's economy Kelurahan Laweyan. The results showed the majority of enterpreneurs use private capital to run their business. Marketing of industrial batik product systems is done by sold itself and through by distributors. Marketing range area of batik product are national and international scale for export. Limited capital and labor causes batik industry productivity levels on average are not too large. The development of Kampoeng Batik Laweyan industry in the last 5 years can be said to have evolved though not in huge number as capital increases, demand increases, the amount of increased production and increased revenues where variables - variables are related to one another. The existence of industrial district of Kampoeng Batik Laweyan a positive impact on communities in the study area, among others, in terms of employment in the batik industry and encourage the development of other economic sectors such as trade and services sectors.
Kata Kunci : industri batik, perkembangan, perekonomian wilayah.