PENGARUH SUMBER PUPUK NITROGEN TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS BENIH LIMA KULTIVAR WIJEN (Sesamum indicum L.)
TRIASIH S K, Dr. Ir. Taryono, M.Sc.
2013 | Skripsi | PEMULIAAN TANAMANSalah satu masalah dalam pelaksanaan pertanian organik adalah terbatasnya ketersediaan benih organik. Benih organik adalah benih yang dihasilkan dengan pertanian organik. Faktor tanah merupakan salah satu penentu keberhasilan budidaya wijen, dan supaya pertumbuhan wijen sempurna dengan hasil yang tinggi, diperlukan cukup nitrogen untuk memperbaiki pertumbuhan akar, batang dan daun. Nitrogen biasanya terdapat pada pupuk organik dan anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian macam sumber pupuk nitrogen (organik dan anorganik) terhadap kualitas dan kuantitas benih wijen serta mengetahui kultivar wijen yang mampu tumbuh dan berdayahasil baik pada kondisi sistem budidaya organik. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial acak lengkap dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah 5 kultivar wijen yaitu kultivar Sumberejo 1, Sumberejo 3, Lokal hitam, Lokal putih dan Purworejo. Faktor kedua adalah sumber pupuk nitrogen yaitu kontrol (tanpa penambahan pupuk organik ataupun anorganik), dengan pupuk anorganik sebesar 150 kg/ha N dan penambahan pupuk organik sebesar 8,6 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada tanah yang kandungan bahan organiknya tinggi, pemberian pupuk nitrogen (organik dan anorganik) tidak berpengaruh terhadap kuantitas benih wijen, tetapi dalam hal kualitas benih, menurunkan kadar minyak benih dan daya kecambah wijen. Kultivar wijen yang digunakan (Sumberejo 1, Sumberejo 3, Lokal Hitam, Lokal Putih, Purworejo) dapat tumbuh dengan baik tetapi belum dapat berdaya hasil seperti yang diharapkan.
One of the problems in organic farming is the lack of organic seed availability. Organic seed is seed that was produced in organic farming. Soil is one of the factors that determine the success of sesame cultivation and to get an optimal growth with high yield, nitrogen in sufficient quantities is needed to improve the growth of roots, stems and leaves. Nitrogen can be found in organic or inorganic fertilizer. The aims of the study were to know the effects of different sources of nitrogen fertilizer (organic and inorganic) on the quality and quantity of sesame seeds and to know the cultivar that can be grown and produce well in the organic farming systems. This study used a completely randomized design (CRD) factorial with three replications. The first factor are 5 cultivars of sesame namely Sumberejo 1, Sumberejo 3, Lokal Hitam, Lokal Putih and Purworejo. The second factor are the sources of the nitrogen fertilizer that were control (without addition of organic or inorganic fertilizer), the addition of inorganic fertilizer (150 kg/ha) and the addition of organic fertilizer (8,6 ton/ha). The result showed that in the soil with high organic matter, nitrogen fertilizer (organic and inorganic) did not influence on the quantity of sesame seeds, but on seed quality, reduce the oil content and germination percentage of sesame seeds. Sesame cultivars that were used (Sumberejo 1, Sumberejo 3, Lokal Hitam, Lokal Putih, Purworejo) could grow well but not been able to produce optimally.
Kata Kunci : benih wijen, nitrogen, organik, kualitas, kuantitas