Laporkan Masalah

PENGARUH TAKARAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL WIJEN ( Sesamum indicum. L.) DI LAHAN PASIR PANTAI

MARWANSYAH BARUS, Ir. Rohlan Rogomulyo M.P.

2013 | Skripsi | AGRONOMI

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk kandang terhadap pertumbuhan wijen (Sesmum indicum L.) mendapatkan takaran yang paling sesuai untuk pertumbuhan dan hasil wijen di lahan pasir Pantai Keburuhan, Purworejo. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 3 (tiga) blok sebagai ulangan. Perlakuan yang diterapkan berupa ragam takaran pupuk kandang yang terdiri atas 5 aras yaitu: P1 = 20 ton/ha, P2 = 40 ton/ha, P3 = 60 ton/ha, P4 = 80 ton/ha, dan P5 = 100 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk kandang dengan takaran 20 ton/ha sampai 100 ton/ha tidak meningkatkan tinggi tanaman, jumlah polong, jumlah bunga, dan laju asimilasi bersih. Pemberian pupuk kandang pada takaran 60 ton/ha menghasilkan jumlah daun paling tinggi, sedangkan berat segar tanaman tertinggi diperoleh pada takaran pupuk kandang 80 ton/ha. Takaran pupuk kandang 40 ton/ha dan 80 ton/ha memberikan laju pertumbuhan tanaman (LPT) tertinggi, yang berakibat berat kering tanaman tinggi. Pemberian takaran pupuk kandang yang semakin meningkat secara nyata tidak meningkatkan hasil biji tanaman wijen.

This research was conducted to determine the rate of manure most appropriate for growth and yield of sesame (Sesmum indicum L.) in sandy land area. The experiment was located at the sandy land area of Keburuhan, Purworejo. The design used was a complete randomized block design (RAKL) with three blocks as replication. The treatments applied were various rates of cattel manure consisted of 5 levels, namely: 20 ton/ha, 40 ton/ha, 60 ton/ha, 80 ton/ha, and 100 ton/ha . The results showed that the application of 20 ton/ha to 100 ton/ha manure did not increase plant height, number of pods, number of flowers, and net assimilation rate of sesame. Fertilizer application at the rate of 60 ton/ha produced the highest number of leaves, while the highest plant fresh weight obtained at 80 tons/ha. 40 ton/ha and 80 ton/ha of manure produced the highest crop growth rate (CGR), which resulted in higher plant dry weight. Increasing manure rate did not significantly increase the yield of sesame seeds.

Kata Kunci : Pupuk kandang, wijen, purworejo.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.